PT KAI dan Perum Perumnas Berkolaborasi Bangun Stasiun Baru

0
112
KAI - Perumnas Tandatangani MoU Rencana Pembangunan Stasiun Baru (Foto: PT KAI)

(Vibizmedia – Industry) PT Kereta Api Indonesia/KAI (Persero) dan Perum Perumnas berencana untuk bekerjasama dalam pembangunan stasiun baru Parayasa dan juga melakukan peningkatan aksesibilitas stasiun Parung Panjang.

Penandatanganan MoU untuk rencana Kerjasama tersebut, dilakukan oleh Direktur Utama KAI Didiek Hartantyo dan Direktur Utama Perumnas Budi Saddewa Soediro di Jakarta Railway Center (JRC). MoU ini adalah langkah awal dan dasar bagi KAI dan Perumnas untuk melaksanakan kerja sama dengan berlandaskan pada ketentuan perundang-undangan yang berlaku serta menerapkan prinsip-prinsip Good Corporate Governance.

“Penandatanganan MoU ini sebagai langkah konsisten antara KAI dan Perumnas untuk terus berkolaborasi melakukan optimalisasi pemanfaatan lahan yang strategis dan membangun kawasan yang terintegrasi TOD (Transit Oriented Development – red),” ujar Direktur Utama KAI Didiek Hartantyo, Jumat (10/12/2021).

Pembangunan hunian yang terintegrasi dengan sarana transportasi publik seperti kereta api sejalan dengan program pemerintah terkait peningkatan efisiensi perkotaan di Indonesia. Hal ini juga merupakan penjabaran dari visi KAI yakni menjadi solusi ekosistem terbaik untuk Indonesia.

Melalui MoU ini, KAI dan Perumnas berencana membangun stasiun baru di Desa Lumpang, Kec. Parung Panjang, Kab. Bogor, serta membangun akses baru bagi pedestrian di sisi selatan Stasiun Parung Panjang berupa jembatan penyeberangan dan fasilitas Commuter Junction.

Direktur Utama Perumnas, Budi Saddewa Soediro mengatakan, dengan adanya MoU ini, Perumnas ingin kerja sama dengan KAI tidak hanya terbatas pada optimalisasi lahan idle di stasiun-stasiun KRL seperti yang telah dilakukan sebelumnya. Tapi berkembang menjadi kerja sama pada konsep TOD Rumah Tapak, dengan akan dilakukannya pembangunan stasiun baru yang lokasinya tepat berada di perumahan tapak Perumnas yaitu Samesta Parayasa, Parung Panjang.

Stasiun baru yang akan dibangun tersebut akan dilayani KRL rute Tanah Abang, Serpong, Parung Panjang, Maja, dan Rangkasbitung. Saat ini terdapat 210 perjalanan KRL per hari untuk lintas Tanahabang-Rangkasbitung, dengan rata-rata volume pengguna KRL per hari sebanyak 77 ribu pengguna.

Secara rata-rata, volume pengguna KRL di Stasiun Parung Panjang sebanyak 6.459 pengguna per hari pada November 2021. Pada masa sebelum pandemi atau November 2019, jumlahnya mencapai rata-rata 12.356 pengguna per hari.

Dengan adanya stasiun baru dan juga pengembangan stasiun tersebut, diharapkan jumlah pengguna KRL yang terlayani akan semakin meningkat.

Emy T/Journalist/Vibizmedia
Editor: Emy Trimahanani
Foto: PT KAI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here