Desa Devisa Rumput Laut Diresmikan LPEI di Sidoarjo

0
66
LPEI Resmikan Program Desa Devisa di Sidoarjo (Foto: LPEI)

(Vibizmedia – Nasional) Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) pada 18 Desember 2021 meresmikan Program Desa Devisa Rumput Laut pertama di Indonesia yang berada di Desa Kupang, Sidoarjo, Jawa Timur. Tepatnya berlokasi di Koperasi Sumber Mulyo 5758, Desa Kupang, Kecamatan Jabon, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur.

Acara peresmian ini dihadiri Direktur Pelaksana II LPEI/Indonesia Eximbank, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Sidoarjo, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Sidoarjo, Kepala Dinas Perikanan Provinsi Jawa Timur, Asosiasi Rumput Laut Indonesia dandisaksikan oleh Anggota Komisi XI DPR RI.

Desa Kupang yang menghasilkan rumput laut, ikan bandeng dan udang ini memiliki komoditas rumput laut merah Gracilaria Sp. sebagai komoditas unggulan desa. Rumput laut merah memiliki manfaat sebagai pengental dan pembuatan gel untuk produksi agar-agar, kolagen, karagenan dan alginat bagi sektor industri/ sektor makanan minuman.

Program Desa Devisa Rumput Laut ini merupakan desa devisa ke-27 yang dibina dan diresmikan LPEI. Total sudah sebanyak 2.894 orang petani atau penenun maupun pengrajin yang menerima manfaat dari Program Desa Devisa ini. Hasil produksi rata-rata rumput laut mencapai 10.113 ton per tahun atau 1,4% dari total produksi rumput laut di Jawa Timur.

LPEI menyiapkan program yang terintegrasi dan terpadu untuk membangun dan meningkatkan kapasitas (capacity building) para petani rumput laut, anggota dan pengurus Koperasi Sumber Mulyo. Pelatihan dan pendampingan yang diberikan LPEI berupa manajemen koperasi, teknik budidaya dan pengolahan, pemasaran, perluasan akses pasar, perijinan ekspor, sertifikasi, dan penyusunan laporan keuangan.

Direktur Pelaksana II LPEI/Indonesia Eximbank, Maqin U. Norhadi, menegaskan bahwa LPEI sebagai Special Mission Vehicle (SMV) Kementerian Keuangan memiliki mandat untuk membantu pembiayaan ekspor nasional yang diberikan dalam bentuk pembiayaan, penjaminan dan asuransi serta jasa konsultasi.

“Di tahun 2020 hasil produksi dari anggota koperasi ini mencapai 4.800 ton atau rata-rata produksi dari setiap anggota koperasi mencapai 6,8 ton pertahunnya. Dengan mengikuti Program Desa Devisa LPEI, maka sebanyak 59 petani rumput laut yang saat ini telah menjadi anggota Koperasi Sumber Mulyo 5758 Desa Kupang, akan mampu meningkatkan produksi dan siap menjadi eksportir rumput laut secara mandiri dalam satu tahun mendatang,” kata Maqin.

Produk yang dijual oleh koperasi berupa rumput laut yang dikeringkan untuk memenuhi pesanan buyer lokal, namun ada juga buyer yang telah melakukan ekspor (pemasok untuk eksportir). Rumput laut tersebut diperuntukkan untuk diolah menjadi tepung dan di ekspor ke negara kawasan Eropa dan Asia Timur.

Emy T/Journalist/Vibizmedia
Editor: Emy Trimahanani
Foto: LPEI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here