Kartu Multi Trip (KMT) KAI Commuter Makin Diminati, Terjual 2 Juta Lebih

0
454
Kartu Multi Trip (KMT) sebagai kartu uang elektronik terbitan KAI Commuter (Foto: KAI)

(Vibizmedia – Berita) Kartu Multi Trip (KMT) atau kartu uang elektronik terbitan KAI Commuter makin popular dan diminati. Pengguna memilih menggunakan KMT karena praktis, mengurangi antrian, dan tidak perlu setiap hari bertransaksi menggunakan uang tunai yang berpotensi menularkan virus. Hasilnya, jumlah KMT yang beredar meningkat 171 persen sepanjang 2021.

KAI Commuter mencatat pembelian KMT oleh pengguna KRL selama 2021 mencapai 2.121.635 unit kartu. Ini merupakan jumlah tertinggi sejak KMT diperkenalkan kepada pengguna KRL pada 2013, dan merupakan peningkatan 171 persen jika dibandingkan tahun 2020 yang terjual 781.991 unit. Secara keseluruhan saat ini terdapat 5.373.256 kartu yang telah beredar di masyarakat.

“Porsi penggunaan KMT sebagai tiket untuk naik KRL juga semakin besar. Pada Desember 2021, 61 persen transaksi tiket KRL Jabodetabek dan KRL Yogyakarta Solo menggunakan KMT. Angka tersebut meningkat dibanding pada awal tahun tepatnya pada Januari 2021 dimana hanya 54 perden transaksi yang menggunakan KMT,” kata Kepala Sekretaris Perusahaan KAI Commuter, Anne Purba, Selasa (4/1/2022).

Keberhasilan ini merupakan kontribusi KAI Commuter dalam mendukung pemerintah mewujudkan program cashless society, atau masyarakat yang bertransaksi menggunakan uang dalam bentuk non-tunai. Budaya transaksi secara non-tunai di sektor transportasi khususnya KRL, akan mendorong perubahan budaya masyarakat secara umum karena besarnya jumlah pengguna KRL. Sepanjang 2021 KAI Commuter melayani 124.865.365 pengguna KRL baik di wilayah Jabodetabek maupun Yogyakarta – Solo.

KMT saat ini dapat digunakan untuk membayar parkir di stasiun-stasiun KRL. Selain itu KMT juga dapat digunakan untuk naik Kereta Bandara Soekarno – Hatta.

“Dan mulai Oktober 2021 KMT sedang diuji coba sebagai tiket untuk moda transportasi lain yaitu pada Trans Jakarta, MRT Jakarta, dan LRT Jakarta. Uji coba ini juga akan diperluas dengan pilihan moda transportasi di sejumlah wilayah lainnya,” jelas Anne.

Besarnya minat masyarakat terhadap KMT juga didukung KAI Commuter dengan memberlakukan lebih banyak stasiun yang khusus melayani uang elektronik, termasuk KMT. Sepanjang 2021telah ada 41 stasiun yang menjadi stasiun khusus uang elektronik. Total saat ini ada 50 Stasiun yang khusus hanya melayani transaksi dengan KMT dan kartu uang elektronik dari bank yang telah bekerja sama dengan KAI Commuter.

Sepanjang 2021 ini terdapat empat desain khusus yaitu tema Kota Solo, HUT ke-76 RI, HUT ke-13 KAI Commuter, dan Kota Bogor. KMT dapat dibeli seharga Rp30.000 sudah termasuk saldo Rp10.000. KMT tidak memiliki masa kedaluarsa sehingga dapat sewaktu-waktu dipakai kembali oleh pengguna.

Emy T/Journalist/Vibizmedia
Editor: Emy Trimahanani
Foto:KAI Commuter

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here