Harapan Petani, Kehadiran Bendungan Randugunting Tingkatkan Taraf Hidup Petani Sekitar

0
94
Presiden Joko Widodo berdialog dengan petani di Bendungan Randugunting di Kabupaten Blora, Jawa Tengah, pada Rabu, 5 Januari 2022. FOTO: BIRO PERS SETPRES

(Vibizmedia-Nasional) Presiden Joko Widodo mendengarkan sejumlah harapan petani atas kehadiran Bendungan Randugunting yang memiliki kapasitas tampung sebesar 14,4 juta meter kubik di Kabupaten Blora, Jawa Tengah, pada Rabu, 5 Januari 2022.

Seorang petani dari Desa Sekarsari bernama Sukarji berharap agar keberadaan Bendungan Randugunting dapat bermanfaat bagi seluruh masyarakat, utamanya para petani di wilayah sekitar Kabupaten Blora, Kabupaten Rembang, dan Kabupaten Pati.

“Tanaman padi ini membutuhkan pengairan yang optimal, jadi harapan kami dari Bendungan Randugunting ini bisa menyuplai air ke Dam Kedung Sapen yang mana Dam Kedung Sapen ini bisa untuk mengairi daerah kami, daerah Kecamatan Sumber dan Kaliori, Kabupaten Rembang,” ucapnya.

Sukarji pun berharap kehadiran bendungan yang mampu mengairi kurang lebih 650 hektare sawah tersebut dapat memberikan harapan dan meningkatkan taraf hidup petani di sekitarnya.

Sementara itu, Syakib, petani dari Desa Jatihadi, Kabupaten Rembang, berharap agar pemerintah juga dapat melakukan normalisasi bendungan lainnya yang sudah dangkal. Menurutnya, hal tersebut membuat petani harus menunggu tadah hujan untuk irigasi sawahnya.

“Jadi mohon perhatiannya Bapak Jokowi, mohon dinormalisasi bendungannya karena dangkal itu, biar masyarakat menikmati air yang bisa mengalir di petani,” ujar Syakib.

Supardi, petani bawang merah asal Desa Jatihadi, merasa bersyukur atas keberadaan Bendungan Randugunting. Supardi berharap pengairan dari bendungan tersebut dapat dirasakan manfaatnya bagi para petani bawang.

“Saya mengucapkan banyak terima kasih atas adanya Bendungan Randugunting ini yang nantinya dinanti-nanti oleh petani untuk dinikmati oleh petani semua,” ucap Supardi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here