Kemenhub Serahkan Kapal Perintis untuk Dioperasikan di Pelabuhan Tual dan Babang

0
58
Kemenhub Serahkan Kapal Perintis untuk Dioperasikan di Pelabuhan Tual dan Babang (Foto: Kemenhub)

(Beritadaerah – Nasional) Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut kembali meningkatkan pelayanan angkutan kapal perintis. Yakni penyerahan kapal perintis baru di Pelabuhan Tual dan pangkalan kapal perintis di Pelabuhan Babang menambah pelabuhan singgah baru yaitu Pelabuhan Kokas.

Launching sekaligus serah terima kapal perintis KM Sabuk Nusantara 54 di Pelabuhan Tual dilaksanakan pada 12 Januari 2022 yang dihadiri langsung oleh Walikota Tual yang diwakili oleh Asisten II Kota Tual Agung Renwarin serta stakeholder terkait lainnya.

“Kami sampaikan bahwa Kapal Perintis KM. Sabuk Nusantara 54 dengan Pelabuhan Pangkal Tual ini merupakan kapal milik Ditjen Hubla yang dalam pengoperasiannya diamanahkan kepada Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas II Tual,” ujar Capt Mugen, Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Laut Kamis (13/1/2022).

Keberlangsungan konektivitas dan mobilitas orang dan barang di wilayah – wilayah terpencil di Tual dan sekitarnya, terbantu, dengan rute pelayaran: Tual – Dobo Marlasi – Pomako – Marlasi – Dobo – Tual – Molu – Larat – Saumlaki – Marsela – Kroing – Marsela – Saumlaki – Larat – Molu – Tual.

“Trayek R-83 ini merupakan rute yang diusulkan Pemerintahan Provinsi Maluku bersama dengan Pemerintah Kota Tual dan UPP Kelas III Tual dalam memfasilitasi dan mendukung pergerakan masyarakat. Maka dengan beroperasinya kapal perintis ini diharapkan dapat membantu guna meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat,” ungkap Capt. Mugen.

KM Sabuk Nusantara 54 merupakan kapal type 750 GT dengan kapasitas 500 penumpang dan 1 ruang muatan umum dan selesai dibangun di Galangan DBN Cirebon pada Desember 2021.

Sebagai informasi, sesuai dengan amanat Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 93 Tahun 2013 Tentang Penyelenggaraan Angkutan Laut, bahwa pemerintah wajib menyelenggarakan angkutan laut perintis sebagai konsekuensi logis bagi negara kepulauan. Ini dilakukan dalam rangka meningkatkan konektivitas antar daerah, sehingga dapat menyatukan Nusantara dan melaksanakan pemerataan pembangunan serta hasil-hasilnya.

Emy T/Journalist/BD
Editor: Emy Trimahanani
Foto: Kemenhub

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here