Pasar Jepang Diperkirakan akan Bergerak Turun Pagi Hari Ini

0
63

(Vibizmedia – Index) – Anjloknya penutupan Wall Street tadi malam menekan pergerakan bursa saham Jepang pagi hari ini, pada hari Jumat (14/01) karena reli baru-baru ini di saham AS mematahkan momentum dengan Nasdaq menghentikan kenaikan beruntun tiga harinya.

Indeks Nikkei 225, pada pukul 07:19 WIB sudah anjlok 1.01% atau 288.95 poin ke level 28200.18 seperti yang terpantau pada layar RTI.

Kontrak berjangka Nikkei di Chicago berada di 28.330, sementara mitranya di Osaka berada di 28.280. Itu dibandingkan dengan penutupan terakhir Nikkei 225 di 28.489,13.

ASX 200 Australia juga turun 0,5% di awal perdagangan.

Untuk beberapa hari ke depan, investor akan mengantisipasi rilis data perdagangan ekspor dan impor China untuk bulan Desember.

Bank sentral Korea Selatan juga akan merilis keputusan suku bunga pada hari Jumat.

Di Wall Street, saham berjuang pada hari Kamis karena rebound di saham teknologi memudar, menghapus kenaikan dari awal pekan ini.

S&P 500 turun 1,42% menjadi 4.659,03, sedangkan Nasdaq Composite turun 2,51% menjadi 14.806,81. Dow Jones Industrial Average turun 176,70 poin menjadi ditutup pada 36.113,62 setelah naik lebih dari 200 poin pada hari sebelumnya.

Kekhawatiran inflasi terus menjadi fokus, karena data di Amerika Serikat menunjukkan indeks harga produsen, yang mengukur harga yang diterima oleh produsen barang, jasa dan konstruksi, naik 0,2% untuk Desember. Secara keseluruhan, harga grosir melonjak hampir 10% pada tahun 2021, kenaikan tahun kalender tertinggi yang pernah ada dalam data sejak 2010.

Di tempat lain, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan berjanji untuk menurunkan inflasi yang melonjak di negaranya, yang mencapai 36% pada bulan Desember, karena bank sentral negara itu bersiap untuk pertemuan penetapan suku bunga baru pada minggu depan.

Selasti Panjaitan/Vibizmedia

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here