Wujudkan Indonesia sebagai Negara Poros Maritim, Perlu Kolaborasi Pemerintah – Masyarakat

0
227
Wapres K.H. Ma'ruf Amin saat menerima audiensi Ketua Umum Asosiasi Pemerintah Daerah Kepulauan dan Pesisir Seluruh Indonesia (Aspeksindo) Andi Harun beserta jajarannya di Istana Wapres, Jl. Medan Merdeka Selatan No. 6, Jakarta Pusat, Rabu (19/01/2021). (Foto: KIP SETWAPRES)

(Vibizmedia – Jakarta) Indonesia memiliki wilayah perairan yang lebih luas dari wilayah daratannya, bahkan garis pantainya merupakan yang terpanjang kedua di dunia setelah Kanada. Namun, potensi besar kelautan Indonesia saat ini dinilai belum dimanfaatkan secara optimal. Oleh sebab itu, untuk mewujudkan Indonesia sebagai negara poros maritim, perlu kolaborasi antara pemerintah baik pusat maupun daerah dengan masyarakat.

“Dalam rangka mewujudkan Indonesia sebagai negara poros maritim, kita harus kerja bersama antara pemerintah daerah dan juga pemerintah pusat, serta partisipasi masyarakat,” tegas Wakil Presiden (Wapres) K.H. Ma’ruf Amin saat menerima audiensi Ketua Umum Asosiasi Pemerintah Daerah Kepulauan dan Pesisir Seluruh Indonesia (Aspeksindo) Andi Harun beserta jajarannya di Istana Wapres, Jl. Medan Merdeka Selatan No. 6, Jakarta Pusat, Rabu (19/01/2021).

Kemudian, menurut Wapres, strategi selanjutnya adalah melakukan optimalisasi segala potensi kelautan yang ada serta peningkatan literasi maritim masyarakat.

“Untuk mendorong tersusunnya strategi percepatan pembangunan wilayah pesisir dan kepulauan (yakni) dengan mengoptimalkan keunggulan-keunggulan yang dimiliki melalui juga peningkatan literasi maritim,” ujarnya.

Lebih jauh, Wapres menuturkan bahwa potensi kelautan Indonesia sebenarnya sangat besar bahkan lebih besar dari potensi daratan, tetapi saat ini belum menjadi andalan. Akibatnya, angka kemiskinan di wilayah pesisir pun saat ini masih cukup tinggi.

“Saya yakin itu potensinya besar sekali, lebih besar dari potensi darat, tetapi belum jadi andalan,” ungkap Wapres.

“Daerah kelautan ini walaupun banyak angka-angka kemiskinan, juga memiliki berbagai kekayaan yang banyak termasuk terumbu karang, ikan, biota laut, ini bisa dipergunakan dengan sebaik-baiknya untuk masyarakat, (tetapi) selama ini belum kita gali,” imbuhnya menyayangkan.

Oleh karena itu, pada kesempatan ini secara khusus Wapres meminta Aspeksindo agar terus aktif berperan dan mengambil langkah strategis dalam upaya mengoptimalkan potensi besar kelautan Indonesia.

“Sebagai organisasi yang mewadahi wilayah pesisir dan kepulauan, dengan potensi sumber daya alam yang besar, supaya (Aspeksindo) turut mendorong terwujudnya hubungan yang harmonis antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat,” pintanya.

Selain itu, tambah Wapres, kontribusi Aspeksindo juga dibutuhkan untuk menghasilkan terobosan-terobosan serta solusi permasalahan dalam pengelolaan perairan Indonesia.

“Nanti rekomendasi-rekomendasinya bisa disampaikan ke saya, agar bisa saya teruskan ke kementerian terkait, misalnya terkait perbatasan negara, pulau-pulau kecil terluar yang semakin berkurang, kerusakan ekosistem laut, dan juga perencanaan tata ruang yang masih berbasis daratan,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here