Review Pasar Mingguan Kopi, Gula, dan Kakao

0
142

(Vibizmedia – Commodity) – Harga kopi, kakao dan gula pada akhir minggu semua turun, karena membaiknya hasil kopi, kakao  dan gula,  dengan harga kopi Arabika turun karena penjualan petani kopi di Brazil  meningkat dan harga kopi Robusta turun , Harga gula  turun mengikuti penurunan harga minyak mentah dan harga kakao turun permintaan kakao turun dari Amerika Utara. Cuaca di daerah penghasil kopi dan gula di Amerika Selatan hujan turun sehingga membuat tanaman subur dan diperkirakan akan meningkatkan hasil panen.

Harga kopi pada penutupan hari Jumat turun karena peningkatan penjualan petani di Brazil meningkatkan persediaan kopi sehingga menurunkan harga di Safras & Mercado melaporkan bahwa petani kopi Brazil menjual 32% dari panen 2022/23 sampai 14 Januari naik dari 19% penjualan petani pada tahun sebelumnya.

Harga gula pada penutupan pasar hari Jumat turun karena mengikuti penurunan minyak mentah. Harga minyak mentah pada hari Jumat turun dari harga tertinggi 7 1/4 tahun pada hari Rabu

Harga kakao pada penutupan pasar hari Jumat turun tajam karena permintaan dari Amerika Utara turun diluar perkiraan. The National Confectioners Association melaporkan pada hari Kamis permintaan kakao yang digiling di Amerika Utara pada kuartal ke empat turun 1.2% dari tahun lalu 116,614 MT jauh di bawah perkiraan naik 4.6% dari tahun lalu.

Adapun penggerak pasar pada minggu ini adalah sebagai berikut :

KOPI
Harga kopi Arabika Maret di ICE New York turun $5.75 (2.36%) menjadi $237.90 dan harga kopi Robusta Maret di ICE London turun 0.63%.

Faktor Penggerak Harga Kopi :

  • Produksi kopi dunia di 2020/21 ( Oktober – September) naik 0.4% dari tahun lalu menjadi 169.604 juta kantong menurut ICO.
  • Konsumsi kopi global di 2020/21 naik 1.9% dari tahun lalu menjadi 167. 26 juta kantong menurut ICO.
  • Pasar kopi global di 2020/21 akan menjadi surplus 2.41 juta kantong dari surplus 4.93 juta kantong di 2019/20 menurut ICO.
  • Laporan ICO total ekspor kopi global dari Oktober sampai September) 2020/21 naik 1.2% dari tahun lalu menjadi 128.931 juta kantong.
  • Ekspor kopi Brazil di 2021/22 naik 13.3% dari tahun lalu menjadi 45.6 juta kantong menurut Cecafe,
  • Produksi kopi Arabika Brazil di 2022 diperkirakan akan naik 16.8% dari tahun lalu menjadi sebesar 55.7 juta menurut CONAB
  • Colombia National Federation of Coffee Growers melaporkan pada hari Rabu Ekspor kopi Desember turun 10% dari tahun lalu menjadi 1.18 juta kantong.
  • Ekspor kopi Robusta Vietnam di 2021 turun 0,2% dari tahun lalu menjadi 1. 61 MMT menurut Vietnam’s General Statistics Office , karena mahalnya biaya pengiriman dan kekurangan container untuk pengiriman membuat ekspor kopi Vietnam turun.

Analisa tehnikal untuk kopi Arabika dengan support pertama di $235, berikut ke $227 sedangkan resistant pertama di $ 245 dan berikut ke $ 252.

GULA
Harga gula Maret di ICE New York turun 3 sen (0.16%) menjadi $18.90 dan harga gula Maret di ICE London turun 0.37%.

Faktor Penggerak Pasar Gula:

  • Produksi gula dunia di 2021/22 ( Oktober/ September) akan naik 0.08% dari tahun lalu menjadi 170.47 MMT dari 170.335 MMT di 2020/21 menurut ISO.
  • Pasar gula dunia di 2021/22 akan defisit -2.55 MMT dari –2.02 MMT di 2020/21 menurut ISO
  • Produksi gula Brazil, negara produsen gula terbesar di dunia di tahun 2020/21 akan naik 32% dari tahun lalu 39.3 MMT dari 29.8 MMT di 2019/20 menurut CONAB.
  • Persentase tebu yang dijadikan gula naik 46.4% di 2020/21 dari 34.9% di 2019/20 karena turunnya permintaan etanol menurut CONAB.
  • Produksi gula India dari 1 Oktober – 31 Desember naik 4.3% dari than lalu menjadi 11.56 MMT menurut Indian Sugar Mills Association (ISMA)
  • Ekspor gula India di 2021/22 turun 15% dari tahun lalu menjadi 6 MMT dari 7.1 MMT di 2020/21 menurut Indian Sugar Mills Association (ISMA)
  • Produksi gula Thailand 2021/22 dari 7 Desember – 6 Januari perkirakan naik 58% dari tahun lalu menjadi 1.9 MMT menurut the Thailand Office of Cane and Sugar Board.

Analisa tehnikal untuk gula dengan support pertama di $ 18.70 an berikut ke $ 18.40 sedangkan resistant pertama di $ 19.30 dan berikut ke $ 19.70

KAKAO
Harga kakao Maret di ICE New York turun $84 (3.16%) menjadi $2,576 per ton dan harga kakao Maret di ICE London turun 1.19%.

Faktor penggerak pasar kakao :

  • Perkiraan produksi kakao dunia di 2020/21 (Oktober – September) akan naik 8.7% dari tahun lalu menjadi 5. 14 MMT menurut ICCO
  • Perkiraan produksi kakao yang digiling akan naik 4.1% dari tahun lalu menjadi 4.91 MMT menurut ICCO
  • Perkiraan pasar Kakao global di 2020/21 akan surplus 212,000 dari surplus 10,000 MT di 2019/20 menurut ICCO.
  • Pemerintah Ivory Coast melaporkan bahwa kumulatif kakao yang dikirim petani ke pelabuhan dari 1 Oktober sampai 16 Januari sebesar 1.3 MMT turun 2.3% dari tahun lalu pada periode yang sama
  • The Ghana Cocoa Board pada hari Rabu 6 Oktober memperkirakan panen kakao Ghana di 2021/22 sebesar 950,000 MT turun 5.6% dari 1.06 MMT perkiraan panen 2020/21

Analisa tehnikal untuk kakao dengan support pertama di $ 2,560 dan berikut ke $2,530 sedangkan resistant pertama di $2,700 dan berikut ke $2,770

Loni T / Senior Analyst Vibiz Research Centre Division, Vibiz Consulting

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here