Masyarakat Dilarang Bikin Bangunan Sekitar Jalur KA

0
405
Masyarakat Dilarang Bikin Bangunan Sekitar Jalur KA (Foto: KAI)

(Vibizmedia – Nasional) PT Kereta Api Indonesia (KAI) terus melakukan penertiban pelaksanaan Undang – Undang Nomor 23 tahun 2007 tentang Perkeretaapian, pasal 178. Pasal ini menyatakan bahwa setiap orang dilarang membangun gedung, membuat tembok, pagar, tanggul, bangunan lainnya, menanam jenis pohon yang tinggi, atau menempatkan barang pada jalur kereta api yang dapat mengganggu pandangan bebas, dan membahayakan keselamatan perjalanan kereta api.

Berdasarkan aturan resmi ini, PT KAI Daop 1 Jakarta gencar melakukan penertiban bangunan liar. Kali ini dilakukan penertiban terhadap lebih dari 137 bangunan liar di sekitar jalur KA antara Stasiun Angke hingga Stasiun Kampung Bandan yang berjarak 4,1 kilometer.

Kahumas PT KAI Daop 1 Jakarta, Eva Chairunisa menjelaskan bahwa keselamatan dan kelancaran perjalanan kereta api (KA) menjadi komitmen perseroan dalam memberikan layanan bagi pelanggan. Rata-rata bangunan liar yang ditertibkan mayoritas bangunan non permanen. Penertiban dilakukan dengan menggandeng unsur kewilayahan setempat, dan internal KAI sebanyak 200 personil.

“Sebelum melakukan penertiban, PT KAI Daop 1 Jakarta telah memberikan sosialisasi kepada para penghuni bangunan untuk mengosongkan lokasi tersebut,” jelas Eva melalui keterangan tertulisnya Sabtu (12/2/2022).

Untuk pelaksaaan penertiban ini, Daop 1 Jakarta menggunakan Kereta Luar Biasa (KLB) dengan rangkaian 20 gerbong datar untuk mengangkut puing-puing serta sampah yang ada di lokasi untuk dibawa ke tempat pembuangan.

Selain itu KAI Daop 1 Jakarta juga mengajak masyarakat yang tinggal berdekatan dengan jalur KA untuk ikut menjaga kebersihan serta tidak membuang sampah ke jalur KA. Sebelumnya pada akhir 2021, KAI Daop 1 Jakarta juga telah melakukan kegiatan yang sama di jalur KA lintas Stasiun Tanah Abang – Duri, dan jalur KA lintas Stasiun Pasarsenen – Gangsentiong.

Emy T/Journalist/Vibizmedia
Editor: Emy Trimahanani