Dukungan MotoGP Mandalika 2022 di Sisi Transportasi Darat Disiapkan Kemenhub

0
174
Dirjen Hubdat Kemenhub, Budi Setiyadi (Foto: Kemenhub)

(Vibizmedia – Economy Business) Event MotoGP Mandalika 2022 yang merupakan event bergengsi bagi Indonesia, didukung keberhasilannya oleh semua pihak. Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Ditjen Hubdat Kemenhub) menyiapkan dana untuk hal ini senilai total Rp21,2 miliar.

“Secara bertahap kami memberikan beberapa dukungan baik berupa fasilitas keselamatan, juga transportasinya. Pertama dukungan shuttle bus dengan anggaran Rp5,4 miliar dengan kebutuhan 188 unit bus dimana 85 unit bus dari Kemenhub dan 103 unit dari ITDC untuk shuttle bus di kawasan Mandalika,” ujar Dirjen Hubdat, Budi Setiyadi, Rabu (16/2/2022).

Jenis shuttle bus yang disediakan adalah kategori ukuran sedang. Jumlah bus tersebut telah disesuaikan untuk mengangkut penumpang sebanyak 63 ribu orang dan dapat digunakan secara gratis. “Headway kami pertahankan tidak lebih dari 5 menit,” jelasnya.

Dukungan berikutnya berupa bus antarmoda untuk melayani angkutan antarmoda di 6 rute yang menghubungkan pusat kota dan simpul transportasi di luar kawasan sirkuit.

“Untuk bus antarmoda kami siapkan 278 bus. Nantinya semua pergerakan penumpang baik di dalam kawasan maupun di luar akan menggunakan angkutan yang disediakan. Berikutnya pembangunan empat halte bus dan penerangan jalan umum (PJU) untuk mendukung beberapa ruas jalan,” kata Dirjen Budi.

Berikut adalah 6 rute pelayanan angkutan antarmoda yang disediakan :

  1. Sirkuit Mandalika – Pelabuhan Bangsal (bus kecil);
  2. Sirkuit Mandalika – Pusat kota Mataram (bus sedang);
  3. Sirkuit Mandalika – Pelabuhan Lembar (bus kecil);
  4. Sirkuit Mandalika – Pelabuhan Gilimas (bus kecil);
  5. Sirkuit Mandalika – Bandara Bizam (bus besar); dan
  6. Sirkuit Mandalika – Pelabuhan Kahyangan (bus kecil).

Ditjen Hubdat juga mempersiapkan sebuah skema manajemen rekayasa lalu lintas (MRLL). Potensi penumpang perhari antarmoda MotoGP sebanyak 30.975 penumpang. Sementara jumlah penonton motoGP diperkirakan sebanyak 63.698 orang. Selama tiga hari terjadi peningkatan penumpang antarmoda. Hari ke-3 merupakan puncak kenaikan penumpang terutama di pusat kota Mataram, BIZAM, dan Pelabuhan Lembar.

“Untuk mendukung transportasi dari beberapa pulau, kami sudah menyiapkan angkutan eksisting dari Pelabuhan Padangbai ke Lembar menggunakan angkutan penyeberangan, jaraknya sekitar 38 Nm (Nautical mile), kita sudah ada kapal fery yang eksisting. Kami juga sudah berdiskusi dengan operator kapal cepat dan sedang menyiapkan kapal cepat dari Tanjung Benoa ke Kuta Mandalika. Selanjutnya kami menyiapkan LDF Surabaya-Lembar dan LDF Ketapang-Lembar,” tambahnya.

Dari lintasan Padangbai-Lembar dapat melayani 15.700 penumpang, masing-masing dilayani oleh Kapal Ferry sebanyak 9.700 penumpang dan Kapal Cepat sebanyak 6.000 penumpang. Sementara lintas Kayangan-Pototano mampu melayani 4.140 penumpang dengan Kapal Ferry sebanyak 2.700 penumpang, dan Kapal Cepat 1.400 penumpang.

Emy T/Journalist/Vibizmedia
Editor: Emy Trimahanani
Foto:Kemenhub