Presiden Harapkan Pertemuan Menkeu dan Gubernur Bank Sentral G20 Hasilkan Langkah Strategis

0
209
Pertemuan Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral G20, pada Kamis, 17 Februari 2022. FOTO: BPMI

(Vibizmedia-Nasional) Presiden RI Joko Widodo berharap pertemuan Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral Negara G20 yang dimulai pada Kamis, 17 Februari 2022 mampu merumuskan langkah kebijakan fiskal dan moneter yang saling besinergi antarnegara untuk menyelesaikan permasalahan dunia.

“Kita harus bekerja sama mengendalikan inflasi yang cenderung meningkat, mengantisipasi kelangkaan dan kenaikan harga pangan, mengatasi kelangkaan kontainer dan rantai logistik lain, serta mencegah terjadinya kelaparan,” ungkap Presiden Jokowi dalam sambutannya.

Menurutnya, saat ini antarnegara mempunyai tugas yang sama, yaitu melakukan transformasi dengan mempercepat proses transisi menuju ekonomi baru, mempercepat proses ekonomi digital yang merata dan terjangkau, dan mendukung kebangkitan UMKM.

“Kita harus berkolaborasi menangani isu-isu strategis dengan capain yang nyata dan terukur dalam mengatasi dan mencegah masalah agar pertumbuhan ekonomi dunia lebih inklusif dan berkelanjutan. Indonesia membawa semangat recover together, recover stronger sehingga kami mendorong pembahasan agenda-agenda prioritas dunia, kita harus memperkuat penguatan arsitektur kesehatan global, kita harus menfasilitasi dan membiayai transisi energi menuju ekonomi hijau, dan mempercepat proses menuju ekonomi digital,” tegasnya.

Indonesia sangat antusias menjalankan presidensi G20 untuk berkontribusi kepada dunia dan akan mendorong kolaborasi termasuk sinergi antara Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral Negara G20 dalam merumuskan kebijakan fiskal dan moneter yang tepat dalam mengatasi permasalahan dunia

“Saya menaruh harapan besar bagi menteri dan gubernur akan menghasilkan langkah sinergis, kolaboratif, konkrit, dan bisa segera dilaksanakan dan diraih hasilnya. Mari recover together, recover stronger,” ujarnya.