Presiden Jokowi Resmikan PLTA Poso dan Malea Total Sebesar 605 MW

0
228

Presiden Joko Widodo mengatakan bahwa pemerintah saat ini sedang menggalakkan penggunaan energi hijau atau Energi Baru Terbarukan (EBT). Menurut Presiden, sekarang ini global mendesak dan mengajak serta memberikan support kepada negara untuk menggeser pemakaian energi fosil, utamanya batu bara untuk masuk ke energi hijau.

Untuk itu, dirinya mengaku merasa senang dapat meresmikan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Poso Energy di Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah dan PLTA Malea Energy yang berlokasi di Kabupaten Tana Toraja di Sulawesi Selatan saat peresmian kedua PLTA tersebut, pada Jumat, 25 Februari 2022.

“Pagi hari ini, saya sangat senang sekali. Kenapa? karena kita semuanya akan meresmikan sebuah pembangkit listrik tenaga air, yang itu adalah berarti energi hijau, berarti adalah energi baru terbarukan (EBT),” kata Presiden.

“Alhamdulillah, potensi Indonesia, perkiraan hitungan terakhir itu, ada 418 gegawatt, artinya 418.000 megawatt. Baik itu dari seperti yang ada disini hydropower, baik itu juga dari geothermal itu ada 29.000 megawatt potensi kita, baik tenaga surya, baik dari angin, ada lagi dari panas permukaan air laut. Semuanya ada di negara kita,” lanjut Presiden.

Presiden mengungkapkan sekarang tinggal bagaimana mengelola semua energi hijau dan EBT tersebut. Diakuinya, pengelolaan energi hijau dan menggeser penggunaan energi fosil ke energi hijau bukan pekerjaan mudah. Sebab, selama ini sudah banyak membangun Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU).

“Dengan mengucap bismillahirrohmanirrohim, pada pagi hari ini resmikan PLTA Poso Energy 515 MW di Kabupaten Poso, Provinsi Sulawesi Tengah dan PLTA Malea Energy 90 MW di Kabupaten Tana Toraja, Provinsi Sulawesi Selatan,” ucap Jokowi.

MS/VM