Wapres K.H. Ma’ruf Amin Dukung Kemajuan IPTEK dan Inovasi Nasional

0
457
Wapres K.H. Ma’ruf Amin saat menerima audiensi Masyarakat Pemajuan Iptek dan Inovasi Nasional secara virtual di Jakarta, Kamis (17/03/2022). (Foto: BPMI Setwapres)

(Vibizmedia – Jakarta) Sebagaimana Peraturan Presiden Nomor 78 Tahun 2021 tentang Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), tujuan dari lembaga ini dibentuk adalah untuk mengembangkan penelitian dan pengkajian penerapan inovasi yang terintegrasi. Oleh karena itu, dibutuhkan kolaborasi dengan berbagai pihak untuk terus memaksimalkan kinerja BRIN dalam menghasilkan inovasi yang bermanfaat bagi kemajuan bangsa.

“Saya berharap [hasil pertemuan] ini nanti bermanfaat bagi lembaga peneliti agar mampu bekerja sama di dalam riset dan inovasi untuk mendukung program kemajuan iptek di Indonesia melalui kolaborasi sarana dan prasarana pemanfaatan keanekaragaman hayati,” tutur Wakil Presiden (Wapres) K.H. Ma’ruf Amin saat menerima audiensi Masyarakat Pemajuan Iptek dan Inovasi Nasional secara virtual di Jakarta, Kamis (17/03/2022).

Lebih lanjut Wapres menyampaikan, dileburnya seluruh badan riset menjadi satu lembaga terpadu, yaitu BRIN, merupakan solusi atas berbagai masalah dalam dunia riset dan inovasi di Indonesia akibat selama ini sistem penelitian yang terpisah-pisah di sejumlah kementerian atau lembaga. Untuk itu perlu dilakukan pemetaan kembali terhadap kerangka besar penelitian di Indonesia.

“Kita coba memetakan kembali supaya tidak terjadi apa yang disinyalir justru menimbulkan kemunduran dan disintegrasi tenaga riset, karena tujuan utamanya untuk menghindari disintegrasi yang mengarah pada minimnya persaingan sehingga pada akhirnya output penelitian hanya bersifat selingkungan atau spesifik pada kementerian atau lembaga yang menaungi unit riset tersebut,” jelas Wapres.

Wapres pun menegaskan bahwa ketidakpaduan sejumlah lembaga riset akan memberikan dampak negatif bagi perkembangan inovasi di Indonesia, karena minim kontribusi dalam membantu pemerintah untuk meningkatkan kualitas kinerja.

“Output penelitian hanya bersifat selingkungan atau spesifik pada kementerian atau lembaga yang menaungi unit riset tersebut, padahal yang kita butuhkan terobosan untuk meningkatkan kulitas kinerja pemerintah secara keseluruhan di berbagai aspek,” ucap Wapres.