Business Matching di Nusa Dua: Belanja Produk Lokal Capai Triliunan Rupiah

0
332

(Vibizmedia – Economy & Business) Business Matching Belanja Produk Dalam Negeri berlangsung di Nusa Dua Bali pada 22-25 Maret 2022. Ini merupakan komitmen pemerintah untuk terus mengoptimalkan pembelian produk dalam negeri (PDN), terutama yang berasal dari Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM)

Event Business Matching ini, kabarnya pada hari kedua, Rabu (23/3/2022) sekitar pukul 16:44 WITA, untuk belanja produk dalam negeri sudah mencapai Rp107 triliun.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, menyatakan bahwa data ini akan terus meningkat. “Kita harapkan untuk hari ini dan besok angka ini akan terus naik,” kata Agus Gumiwang di Nusa Dua Bali, Rabu (23/3/2022).

Rencananya kegiatan Business Matching tidak hanya dilaksanakan di Bali. Ini merupakan kick of komitmen, dimana seluruh Kementrian/Lembaga, BUMN dan Pemda sudah menandatangani komitmennya untuk belanja produk dalam negeri. Jadi kegiatan seperti ini akan terus diselenggarakan.

Adapun target pembelian produk dalam negeri untuk belanja barang dan jasa pemerintah pada tahun 2022 adalah sebesar Rp400 triliun.

Menurut Badan Pusat Statistik (BPS), setiap Rp400 triliun belanja pemerintah akan memberikan dampak positif sebesar 1,7 persen dari pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan potensi belanja K/L, BUMN dan Pemda sekitar Rp1000 triliun, Agus pun optimis bahwa target belanja Pemerintah sebesar Rp400 triliun akan tercapai pada 2022.

“Jadi kami optimis dengan angka Rp400 triliun yang sudah diperintahkan oleh Bapak Presiden bisa kita capai tahun ini melalui belanja produk-produk dalam negeri,” tegas Agus Gumiwang.

Kegiatan ini menghadirkan sekitar 1.000 peserta yang berasal dari perwakilan Kementerian/Lembaga, Pemerintah Daerah, dan industri serta para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Business Matching diharapkan dapat meningkatkan pembelian dan penggunaan produk dalam negeri oleh instansi pemerintah. Sementara itu, dari sisi pelaku industri dalam negeri atau UMKM, IKM, dan Artisan akan mendapatkan jaminan pasar sehingga dapat mempersiapkan produksinya untuk bisa memenuhi kebutuhan pasar pemerintah.

Emy T/Journalist/Vibizmedia
Editor: Emy Trimahanani