Kejar Target Bauran EBT, Pemerintah Optimalkan Limbah Sawit

0
318
Ilustrasi Pembangkit EBT. FOTO: ESDM

(Vibizmedia – Nasional) Indonesia merupakan produsen dan pengekspor sawit terbesar di dunia lantaran memiliki lahan perkebunan yang luas dan pabrik kelapa sawit yang masif. Dapat dibayangkan banyaknya limbah sawit yang ada.

Untuk itu pemerintah Indonesia akan mengoptimalkan pemanfaatan sumber energi alternatif dari pembangkit listrik tenaga biogas (PLTBg) yang berasal dari limbah kelapa sawit. Ini dapat memberikan kontribusi pencapaian target bauran energi baru terbarukan (EBT) di dalam negeri.

Limbah sawit dapat dimanfaatkan sebagai sumber energi karbon netral, termasuk biogas yang dapat dihasilkan melalui pengolahan limbah cair kelapa sawit atau palm oil mill effluent (POME) dengan menggunakan teknologi anaerobic digester (AD).

Direktur Bioenergi Direktorat Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi Kementerian ESDM, Edi Wibowo, melalui keterangan tertulisnya, Selasa (22/3/2022), mengatakan bahwa capaian pembangkit bioenergi hingga 2021 masih sebesar 1,921 megawatt, jauh dari target 5,5 gigawatt yang direncanakan tercapai pada 2025.

“Capaian PLTBg dapat dikatakan masih cukup rendah, yaitu sebesar 120 megawatt, hal itu dapat terus dioptimalkan untuk mewujudkan target capaian bauran energi. Sepanjang 2022 hingga 2024, 50 megawatt PLTBg diperkirakan akan terealisasi,” kata Edi.

Pada 2018, luas lahan kelapa sawit di Indonesia mencapai 12,8 juta hektare dan ada lebih dari 850 pabrik kelapa sawit, yang sebagian besar terkonsentrasi di wilayah Sumatera dan Kalimantan.

Sawit tidak hanya diproduksi sebagai bahan makanan, kosmetik, maupun perlengkapan kebersihan rumah tangga, kelapa sawit juga telah menjadi salah satu andalan dalam pengembangan energi baru terbarukan dalam negeri.

Studi mengenai pemanfaatan POME di Indonesia, dilakukan atas kerja sama Kementerian ESDM dengan Kementerian Lingkungan Hidup, Konservasi Alam, Keamanan Nuklir, dan Perlindungan Konsumen (BMUV) pemerintah Jerman melalui Deutsche Gesselschaft für Internationalle Zusammenarbeit(GIZ) GmbH.

Hasil studi menunjukkan progres capaian pemanfaatan biogas dari POME hingga 2021 adalah sebesar 28.39 juta meter kubik. Angka ini hanya mewakili 5,9 persen dari target capaian biogas 2025 berdasarkan Rencana Umum Energi Nasional (RUEN), yaitu sebesar 489,8 juta meter kubik.

Salah satu poin penting dalam Rencana Aksi Nasional Perkebunan Kelapa Sawit Berkelanjutan (RAN KSB) 2009 – 2024 adalah peningkatan pemanfaatan produk kelapa sawit sebagai energi terbarukan dalam rangka ketahanan energi.

Emy T/Journalist/Vibizmedia
Editor: Emy Trimahanani