Percepat Relokasi Rutan Surakarta, Kemenkumham Jateng Bersama Biro Pengelolaan BMN dan Biro Perencanaan Bahas Soal Lahan Relokasi

0
236

(Vibizmedia – Jateng) SEMARANG – Upaya untuk merelokasi pembangunan Rutan Kelas I Surakarta terus dilakukan. Selasa (05/04), Kepala Divisi Administrasi Jusman mengikuti Rapat Pembahasan Kajian Tindak Lanjut atas surat Bupati Sukoharjo Bupati Karanganyar terkait Usulan Pembangunan Lapas/Rutan di Kabupaten Sukoharjo.

Rapat bersama dengan Kepala Biro BMN Novita Ilmaris dan Kepala Biro Perencanaan Ida Asep Somara topik rapat pembahasan kali ini yaitu perihal pemilihan tanah untuk relokasi pembangunan.

Terdapat 3 (tiga) alternatif lahan yang disediakan oleh Pemerintah Kota Surakarta yang berada di daerah Colomadu, Sukoharjo, dan Karanganyar. Kepala Divisi Administrasi yang telah meninjau langsung ketiga lokasi tersebut memaparkan kondisi riil dari segi positif hingga negatif tiap lokasi.

“Status tanah di Colomadu murni aset milik pemda. Permasalahannya akses jalanan kecil. Sementara itu ditawarkan lahan di Tegalgede dan Sonorejo, namun tidak direkomendasikan karena pertimbangan kondisi lahan tidak siap untuk pembangunan serta jarak sangat jauh dari kota Surakarta,” jelas Jusman.

Mendengar paparan tersebut, Kepala Biro BMN menyarankan untuk berfokus pada salah satu lahan yang ditawarkan. Sementara itu untuk lahan yang lain bila memungkinkan dapat dimanfaatkan untuk pembangunan Lapas /Rutan baru di Kabupaten Karanganyar.

Lebih lanjut, Kepala Biro Perencanaan mengimbau agar dalam pemilihan lahan tersebut harus memenuhi syarat akses, air, listrik, instalasi kesehatan dan keamanan serta saat membangun lapas/rutan tersebut harus memperhatikan dampak lingkungan sekitar.

Sebagai informasi, keadaan over kapasitas, letak Rutan Kelas I Surakarta yang saat ini berada di pusat kota yang padat penduduk, kemudian kondisi bangunan tua dan rawan banjir menjadi alasan utama relokasi sehingga harapannya dapat segera dilakukan.

Sumber : Humas Kemenkumham Jateng