Kemenperin: Startup4Industry Percepat Transformasi Digital Sektor Industri

0
89
Ilustrasi industri. FOTO: KEMENPERIN

(Vibizmedia – Industry) Kementerian Perindustrian (Kemenperin), sejalan dengan implementasi peta jalan Making Indonesia 4.0, melaksanakan program Startup4Industry.

“Program itu bertujuan untuk menumbuh kembangkan tech startup sebagai penyedia teknologi yang mampu memecahkan permasalahan di sektor industri dan masyarakat,” kata Sekretaris Jenderal Kemenperin Dody Widodo dalam seminar nasional dan pembukaan program Startup4Industry 2022, Selasa (19/4/2022).

Disampaikan oleh Dody, pulihnya ekonomi Indonesia dari dampak pandemi didukung antara lain oleh kinerja sektor industri yang semakin gemilang. Pada 2021, ekonomi nasional tumbuh positif sebesar 3,69 persen, didukung industri pengolahan nonmigas yang tumbuh sebesar 0,69 persen, sumber pertumbuhan tertinggi pada perekonomian nasional.

Kementerian Perindustrian melalui pelaksanaan program Startup4Industry, yang telah digelar sejak 2018, membantu mengembangkan tech startup sebagai penyedia teknologi yang mampu memecahkan permasalahan di sektor industri dan masyarakat.

Langkah ini juga sesuai dengan agenda Presidensi G20 agar revolusi industri 4.0 juga memperhatikan inklusivitas dan sustainability.

“Transformasi digital menjadi isu prioritas dalam forum G20, ditopang oleh potensi ekonomi digital Indonesia yang diprediksi tumbuh 20 persen per tahun, hingga mencapai USD 146 milliar pada 2025. Ini adalah peluang yang tidak boleh dilewatkan oleh industri untuk mendapat manfaat besar tersebut,” kata Dody.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (IKMA) Reni Yanita mengungkapkan, Startup4Industry merupakan langkah nyata untuk mengembangkan startup  berbasis teknologi sesuai Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional 2020-2024 dan Rencana Strategis Kementerian Perindustrian 2020-2024. Adapun program Startup4Industry tahun 2022 mengusung tema “Inspiring Industry Transformation”.

“Selama empat tahun penyelenggaraan, sudah ada 723 startup yang berpartisipasi dalam program Startup4Industry, dengan menghasilkan sebanyak 73 finalis, memfasilitasi 35 proyek implementasi transformasi teknologi serta memfasilitasi 49 hubungan bisnis antara startup dan industri. Bahkan kami juga mengirimkan startup untuk mengikuti pameran di luar dan dalam negeri,” ungkapnya.

Untuk memudahkan masyarakat dan industri menemukan startup yang sesuai dengan pemasalahan dan kebutuhannya, Kemenperin telah merancang Supermarket startup “S4I Mart”.

“Harapan kami, Startup4Industry akan terus menjadi besar dan luas dengan ditopang oleh keaktifan teman-teman startup dalam ekosistem Startup4Industry,” tutur Reni.

Startup4Industry diharapkan menjadi kekuatan bersama tech startup, untuk menjaring inisiatif, program, terobosan, bahkan jejaring yang lebih luas sampai di tingkat global. “Selaras dengan hal tersebut, dalam lima tahun ke depan, Startup4Industryberupaya membangun reputasi sebagai wadah penyedia teknologi yang terpercaya bagi industri dan masyarakat Indonesia, dan bahkan sampai ke luar negeri,” ujar Reni.

Emy T/Journalist/Vibizmedia
Editor: Emy Trimahanani