Sebanyak 30.000 UMKM Sektor Pengolahan Difasilitasi Kominfo Adopsi Teknologi Digital

0
155
Peluncuran Program Adopsi Teknologi Digital 4.0 Bagi UMKM di Jakarta pada Jumat (13 Mei 2022) (Foto: Kemkominfo)

(Vibizmedia – Industry) Menteri Komunikasi dan Informatika, Johnny Gerard Plate dalam acara Peluncuran Program Adopsi Teknologi Digital 4.0 Bagi UMKM di Jakarta pada Jumat (13/5/2022), mengatakan bahwa Usaha Mikro, Kecil, dan Menegah (UMKM) memiliki peran penting dalam ekonomi nasional.

Hal ini ditunjukkan dengan kontribusi yang mencapai hingga 61,9 persen terhadap pertumbuhan atau produk deomestik bruto (PDB) nasional. Besarnya kontribusi ini perlu didukung, seperti dengan meningkatkan pemanfaatan digitalisasi.

“Kominfo turut berperan untuk memberikan dukungan melalui inisiasi program Adopsi Teknologi Digital 4.0 bagi 13.000 UMKM untuk sektor pengolahan di Indonesia,” ujar Menkominfo

Program fasilitasi pendampingan ini merupakan lanjutan dari program sejenis tahun lalu yang diikuti oleh 26.000 pelaku UMKM di sektor prioritas di berbagai daerah. Ditargetkan menyasar hingga 70 ribu pelaku UMKM di berbagai sektor pada 2024 mendatang.

“Itu (sasaran program ini) jumlahnya kecil dibandingkan total 64,2 juta UMKM yang ada. Tapi ini adalah program inkubasi yang harus dibangun untuk dikembangkan,” imbuhnya.

Program pendampingan ini, dilakukan berkelanjutan kepada UMKM produsen di sektor pengolahan selama enam bulan secara offline dan online dengan melibatkan fasilitator, local hero (relawan lokal) dan para pemangku kepentingan lain yang tersebar diseluruh Indonesia.

UMKM sektor pengolahan adalah yang mengolah bahan baku atau bahan setengah jadi menjadi barang jadi .Menurut Menteri Johnny, 30.000 UMKM yang mengikuti program ini akan disediakan starter kit paket data selama enam bulan untuk mengikuti pendampingan yang dibagi dalam empat level atau tingkat, yakni pemula (beginner) yang mengajarkan cara menggunakan media sosial, observer yang mengajarkan menggunakan lokapasar (marketplace), adaptor yang mengajarkan menggunakan aggregator, dan leader I yang mengajarkan menggunakan basis data, QR code dan augment realty dan virtual reality.

“Ini melakukan lanjutan program digital onboarding. Melalui fasilitas berkelanjutan diharapkan sektor produsen memperluas akses pemasaran, meningkatkan pendapatan, daya saing dan efisiensi dan efektifitas operasional bisnis sehingga UMKM naik kelas dan berkontribusi terhadap perbaikan ekonomi selama dan pascapandemi,” jelasnya.

Acara Peluncuran Program Adopsi Teknologi Digital 4.0 bagi UMKM turut dihadiri langsung Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik (Dirjen IKP) Kementerian Kominfo, Usman Kansong, Kepala Badan Litbang SDM Kementerian Kominfo, Hary Budhiarto, Deputi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kemenko Kemaritiman dan Investasi, Odo RM Manuhutu, Direktur Ekonomi Digital Ditjen Aptika Kominfo, I Nyoman Adhiarna.

Emy T/Journalist/Vibizmedia
Editor: Emy Trimahanani