Menengok Perkembangan Pembangunan Bakauheni Harbour City

0
92
Bakauheni Harbour City (BHC) (Foto: Kemkominfo)

(Vibizmedia – Nasional) Bakauheni Harbour City (BHC) adalah proyek pembangunan lokasi wisata sekaligus penggerak perekonomian yang akan menjadi tumpuan pariwisata lokal di Provinsi Lampung.

Proyek pembangunan ini diprakarsai PT ASDP Indonesia Ferry (persero) yang didukung Pemerintah Provinsi Lampung.

Sekretaris Perusahaan PT ASDP Indonesia Ferry (persero) Shelvy Arifin dalam keterangannya pada Senin (20/6/2022), menyatakan bahwa semua target pekerjaan proyek BHC masih berjalan sesuai tenggat waktu yang telah ditetapkan. Diharapkan BHC akan menjadi destinasi pariwisata andalan masyarakat Indonesia. Tidak hanya menjadi mercusuar peradaban, tetapi juga penggerak perekonomian masyarakat setempat.

Dalam pertemuan dengan Gubernur Lampung akhir pekan lalu ASDP menyampaikan progres pekerjaan BHC., diantaranya pembangunan konstruksi Krakatau Park dan Masjid BSI.

ASDP bersama dengan Bank Syariah Indonesia, Bank Mandiri, BRI, BNI dan BTN akan mendukung proyek BHC melalui pembangunan Mesjid Raya, Creative Hub dan UMKM Center, serta revitalisasi Taman Budaya Siger dengan nilai investasi awal sebesar Rp45 miliar.

Tidak ketinggalan juga, proyek renovasi Menara Siger Tahap 1, UMKM Area dan Housing Development Entrepeneur Center yamg ditargetkan selesai pada September 2022 saat ini dalam proses penununjukan kontraktor. Adapun Creative Hub ditargetkan selesai pada Desember 2022.

Pemerintah Provinsi Lampung mendukung penuh pelaksanaan pembangunan Bakauheni Harbour City sebagai Icon baru bagi Provinsi Lampung. Gubernur Lampung Arinal Djunaidi pada pertemuan tersebut menyoroti penyediaan infrastruktur dasar seperti air bersih, listrik, pengelolaa air limbah, dan pembangunan infrastruktur akses jalan menuju lokasi BHC.

Proyek BHC memiliki potensi sangat besar untuk dikembangkan dan dapat menjadi pariwisata lokal andalan di Lampung. Menurut Shelvy, Pemerintah telah berkomitmen untuk menggelontorkan dana lebih dari Rp500 miliar untuk pembangunan pariwisata Lampung, termasuk dengan pembangunan infrastruktur dasar jalan dan air bersih.

Emy T/Journalist/Vibizmedia
Editor: Emy Trimahanani