Kadiv Keimigrasian Buka Rakor Tim Pengawasan Orang Asing

0
39

(Vibizmedia – Jateng) Jumlah Orang Asing yang Tinggal Di Jateng Capai 7055 orang

SEMARANG – Jumlah orang asing yang tinggal di wilayah Jawa Tengah hingga Selasa (20/6/2022) mencapai 7055 orang. Adapun orang asing yang tinggal di Jawa Tengah terbanyak  didominasi warga Negara Tiongkok mencapai 1566 orang, disusul warga Negara Korea sebanyak 1171 orang, warga Negara India 618 orang, warga Negara Jepang 396 orang dan warga Negara Filipina 324 orang.

Semua Warga Negara Asing tersebut tersebar di 5 Kabupaten/Kota di Jawa Tengah diantaranya yakni Kota Semarang, Kabupaten Jepara, Kabupaten Sukoharjo, Kabupaten Cilacap dan Kota Salatiga.

Demikian antara lain disampaikan Kepala Divisi Keimigrasian, Wishnu Daru Fajar mewakili Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Jawa Tengah saat membuka Rapat Koordinasi Tim Pengawasan Orang Asing (Timpora) Tingkat Provinsi Jawa Tengah, di Hotel Grandika Semarang,  Selasa (21/6).

Rakor yang melibatkan berbagai instansi tersebut diihadiri 50 peserta diantaranya 28 orang anggota Timpora dan 22 orang jajaran Kanwil Kemenkumham Jawa Tengah.

Sekedar diketahui, sesuai mandat UU No 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian pasal 69 disebutkan bahwa untuk melaksanakan pengawasan orang asing di Wilayah Indonesia, dibentuk Tim Pengawasan Orang Asing yang anggotanya terdiri atas badan/Instansi yang terkait baik ditingkat pusat maupun di daerah.

“Berkaitan dengan hal tersebut diperlukan adanya kerjasama antar instansi terkait di daerah, sehingga dibentuklah Tim Pengawasan Orang Asing baik ditingkat Provinsi, Kabupaten/Kota dan Tingkat Kecamatan,” ujar Wishnu.

Lebih jauh Wishnu mengungkapkan, pada tahun 2021 Kantor Imigrasi di Jawa Tengah telah melakukan penegakan hukum terhadap 100 Warga Negara Asing yang melakukan pelanggaran peraturan keimigrasian.

Tindakan yang dilakukan yakni Tindakan Administrasi Keimigrasian dengan perincian Projustitia sebanyak 1 orang, deportasi sebanyak 54 orang, detensi sebanyak 19 orang dan biaya beban sebanyak 26 orang.

“Dan, sampai hari ini 20 Juni 2022, Imigrasi Jawa Tengah telah melakukan penegakan hukum terhadap 65 Warga Negara Asing berupa 1 Projustitia, 23 Pendeportasian, 6 Pendetensian dan 35 biaya beban yang melakukan pelanggaran peraturan keimigrasian berupa Tindakan Administrasi Keimigrasian, ” jelas Kadivim.

Wishnu berharap kepada semua anggota Timpora agar senantiasa dapat bekerja secara sinergi, profesional dan proporsional sehingga dapat memberikan rasa aman bagi masyarakat terhadap keberadaan dan kegiatan WNA di wilayahnya masing-masing.

“Anggota Timpora dapat bekerja secara terkoordinasi dengan saling tukar menukar informasi sehingga tercipta harmonisasi dalam pelaksanaan tugas Timpora sesuai dengan tupoksi masing-masing yang pada akhirnya diharapkan tercipta tertib perizinan bagi WNA yang tinggal maupun yang melakukan kegiatan di Wilayah Provinsi Jawa Tengah,” pungkasnya.

Sumber : Humas Kanwil Kemenkumham Jateng