Apa Kabar Vaksin Merah Putih?

0
67
Kick off uji klinik fase 3 vaksin merah putih pada Senin, 27 Juni 2022 di Aula Fakultas Kedokteran, Kampus A, Universitas Airlangga, Surabaya. (Foto: Kemenkes)

(Vibizmedia – Nasional) Apa kabar Vaksin Merah Putih? Berita terbaru merupakan kabar baik bagi kita. Vaksin Merah Putih kini telah memasuki tahap uji klinik fase 3.

Vaksin yang merupakan produk vaksin dalam negeri hasil kolaborasi Universitas Airlangga (UNAIR) dan PT Biotis Pharmaceuticals Indonesia ini telah melewati rangkaian tahapan panjang penelitian, formulasi, pengembangan, dan uji pra klinik, juga  telah memasuki pelaksanaan uji klinik fase 1 dan 2.

Keberhasilan Vaksin Merah Putih masuk pada fase tahap 3 disambut dengan Kick Off uji klinik fase 3 vaksin Merah Putih  pada Senin lalu, 27 Juni 2022 di Aula Fakultas Kedokteran, Kampus A, Universitas Airlangga, Surabaya, dihadiri beberapa pejabat pemerintah, kampus dan Peneliti Utama Uji Klinik Vaksin Merah Putih Dominicus Husada.

Rencananya fase 3 ini akan melibatkan 4.005 subjek bekerja sama dengan 5 rumah sakit yakni RSUD dr. Soetomo Surabaya, RS UNAIR Surabaya, RSUD dr. Saiful Anwar Malang, RS Paru Jember, dan RSUD dr. Soebandi Jember. Uji klinik dilakukan untuk memastikan efikasi dan memonitor adverse reaction dari vaksin Merah Putih.

Rencananya Menjadi Vaksin Utama, Vaksin Booster dan Vaksin Anak

Tidak hanya diperuntukkan menjadi vaksin utama, tetapi vaksin Merah Putih juga nantinya digunakan sebagai vaksin booster dan vaksin pada anak.

Vaksin Merah Putih juga diharapkan bisa mencapai tingkat global dan akan didaftarkan  untuk mendapat rekomendasi WHO emergency use listing. Hal ini merupakan langkah besar dalam upaya bangsa Indonesia mewujudkan kemandirian di bidang produksi vaksin, terutama vaksin COVID-19.

“Uji klinik fase 3 vaksin Merah Putih ini menjadi bentuk kesiapan infrastruktur riset dan manufaktur, serta sumber daya manusia dalam negeri untuk produksi vaksin, ” ujar Direktur Produksi dan Distribusi Kefarmasian, Kemenkes Agusdini Banun Saptaningsih, Apt, MARS. ”Kita berharap, agar kerja sama industri, akademisi/lembaga riset, dan pemerintah seperti pada momen ini akan meningkatkan resiliensi sektor farmasi di Indonesia,” lanjutnya di Surabaya, Senin (27/6).

Pemerintah mendukung penggunaan vaksin Merah Putih untuk meningkatkan penggunaan produk obat maupun bahan baku obat yang sudah dapat diproduksi lokal.

Kepala Badan POM Penny K. Lukito menyampaikan harapannya terhadap pelaksanaan uji klinik fase 3 ini dapat berjalan dengan lancar dan hasilnya dapat segera diterima dengan baik untuk dapat dilakukan proses selanjutnya.

”Vaksin Merah Putih tidak hanya menjadi alternatif pilihan untuk vaksin COVID-19 di Indonesia, tapi juga dapat menjadi produk ekspor ke depannya,” ucap Penny.