GPDRR Jadi Pengalaman Penting Pemerintah Selenggarakan Event Internasional

0
116
(Photo: Kominfo)

(Vibizmedia-Nasional) Ajang internasional Global Platform For Disaster Risk Reduction (GPDRR) ke-7 Tahun 2022 yang berlangsung di Nusa Dua, Kuta, Bali pada tanggal 23 s.d. 28 Mei 2022 merupakan pengalaman penting Pemerintah dalam penyelenggaraan event internasional. Ada 4.923 delegasi dari 185 negara dan anggota observer dari anggota Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) yang mengikuti kegiatan internasional tersebut.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy menilai, Indonesia telah berhasil menjadi tuan rumah pertemuan GPDRR yang terselenggara secara berkelanjutan dan inklusif.

Menko Muhadjir mengharapkan penyelenggaraan GPDRR dapat menjadi batu loncatan untuk penyelenggaraan giat-giat internasional selanjutnya, seperti KTT G20, kemudian World Tourism Day di bulan September, dan World Conference On Creative Economy (WCCE) pada bulan Oktober, dia ungkapkan dalam Rapat Tingkat Menteri (RTM) Penyelenggaraan GPDRR, yang berlangsung secara daring dari Jakarta Pusat, Selasa (05/07/2022).

Menurut Menko PMK, dengan kegiatan yang berlangsung sukses menjadi pengingat kepada publik untuk terus waspada dan mengetahui bagaimana kiat pengurangan risiko bencana.

Menko PMK juga sampaikan penyelenggaraan GPDRR ini memperteguh posisi Indonesia sebagai pemimpin G20 yang secara tidak langsung merupakan momen luar biasa untuk kita semua dan menunjukkan daya tarik Indonesia,

Menko Muhadjir menyatakan sukses pelaksanaan GPDRR juga memiliki arti penting dalam membantu proses pemulihan sosial ekonomi di Bali. Terselenggaranya giat GPDRR di Bali yang secara besar-besaran juga tidak menambah kasus Covid-19 signifikan. a.

Menko PMK mengapresiasi kerja keras seluruh panitia nasional dari kementerian dan lembaga yang terlibat dalam penyelenggaraan GPDRR.

Kepala BNPB Suharyanto sebagai Wakil Ketua I Panitia Nasional GPDRR menyampaikan bahwa penyelenggaraan GPDRR berhasil di seluruh aspek, mulai dari bidang kesekretariatan, substansi, pengamanan, hospitality, pertemuan bilateral, pogram pendamping dan acara pendukung, serta pengamanan VVIP dan VIP delegasi. Yang terpenting juga adalah hasil dari GPDRR juga akan dijadikan referensi dan ditindaklanjuti bersama Kementerian dan lembaga dalam implementasi programnya.