Pemerintah Percepat Pembangunan PSN Pelabuhan di Bali

0
104

(Vibizmedia – Nasional) Pemerintah terus mengembangkan berbagai infrastruktur penunjang, diantaranya termasuk pembangunan pelabuhan guna menciptakan konektivitas yang baik antar daerah di Indonesia.

Adopsi Nilai Budaya dan Arsitektur Bali

Salah satu infrastruktur penting yang saat ini sedang dibangun yakni Proyek Strategis Nasional (PSN) Pelabuhan Sanur – Nusa Ceningan/Lembongan yang  menciptakan konektivitas yang lebih baik antara Sanur dengan Nusa Penida dan Nusa Lembongan.

Terkait hal tersebut, Deputi Bidang Koordinasi Pengembangan Wilayah dan Tata Ruang Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian selaku Ketua Tim Pelaksana Komite Percepatan Penyediaan Infrastruktur Prioritas (KPPIP), Wahyu Utomo melakukan kunjungan lapangan untuk meninjau PSN Pelabuhan Sanur – Nusa Ceningan/Lembongan di Provinsi Bali, Senin (27/6) yang lalu.

“Kawasan yang juga disebut sebagai kawasan segitiga emas ini, serta PSN Pengembangan Pelabuhan Benoa (Bali Maritime Tourism Hub), akan mengadopsi local content wisdom dengan mengedepankan nilai budaya dan arsitektur Bali,” ujar Deputi Wahyu.

Dijadwalkan Selesai Lebih Cepat, Layani Rute Baru Sanur-Gili Trawangan

Bersama Deputi Bidang Perekonomian Sekretariat Kabinet Satya Bhakti Parikesit, Deputi Wahyu melihat progress dari PSN Pelabuhan Sanur – Nusa Ceningan/Lembongan yang akan dijadwalkan selesai lebih cepat dari target yaitu di kuartal 4 tahun 2022. Pada kesempatan ini, perwakilan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut juga menjelaskan bahwa PSN ini merupakan pelabuhan di Provinsi Bali yang sudah dimulai pembangunannya sejak Desember 2020.

Proyek ini direncanakan akan diuji coba operasional pada akhir Juli 2022. Selanjutnya, pada September 2022 diharapkan dapat dilakukan pelaksanaan minimum operasi untuk menggantikan dermaga eksisting yang akan dinormalisasi untuk kegiatan wisata (jogging track). Realisasi minimum operasi pada Bulan September dapat mendukung upaya akselerasi peresmian pelabuhan pada Oktober 2022 yang rencananya akan melayani rute Sanur – Nusa Penida dan Sanur – Nusa Ceningan, serta direncanakan rute baru yaitu Sanur – Gili Trawangan.

Segera Selesaikan Pelabuhan Benoa (Bali Maritime Tourism Hub)

Selain itu, Proyek Pengembangan Pelabuhan Benoa (Bali Maritime Tourism Hub) merupakan salah satu PSN sektor pelabuhan yang memiliki nilai investasi sekitar Rp6 triliun dengan rencana target penyelesaian secara keseluruhan pada tahun 2023. Dalam mendukung realisasi target penyelesaian tersebut, beberapa pekerjaan seperti pengembangan gate dan perluasan terminal penumpang internasional telah berhasil diselesaikan.

Perwakilan Direktur Utama PT Pelindo selaku penanggung jawab proyek Pengembangan Pelabuhan Benoa (Bali Maritime Tourism Hub) menyampaikan bahwa pekerjaan infrastruktur dasar dan fasilitas umum penunjang pariwisata yang mencakup pekerjaan jalan, pekerjaan lansekap ataupun cultural stage juga sudah diselesaikan.

Sebagai Hub Maritime, Bali Maritime Tourism Hub menyediakan fasilitas sandar untuk kapal yacht yang berada di sisi barat, dengan fasilitas seperti Wet Berth, Dry Berth, Yacht Club, Sport Facility, Lounge & Bar, juga fasilitas pendukung lainnya seperti Bali Fish Market ataupun Retail UMKM. Selain menjadi tumpuan sektor pariwisata, Bali Maritime Tourism Hub juga menyediakan fasilitas untuk Terminal Curah Cair dan Terminal Petikemas. Akses untuk menuju terminal barang ini akan berbeda dengan akses menuju fasilitas pariwisata.

Selain kunjungan lapangan, Deputi Wahyu dan Deputi Satya beserta jajaran pejabat PT. Pelindo berdiskusi untuk menyelesaikan berbagai isu yang menjadi hambatan dalam pengembangan pelabuhan benoa. Salah satu yang menjadi poin penting dalam pembahasan tersebut adalah terkait percepatan dan kemudahan terhadap perijinan Rencana Induk Pelabuhan (RIP), juga Analisis Dampak Lingkungan (AMDAL) yang perlu segera diterbitkan.

Melihat progres yang ada, Ketua Tim Pelaksana KPPIP menginstruksikan untuk mempercepat review RIP guna segera mendapat persetujuan Walikota. Adapun ke depan, Ketua Tim Pelaksana KPPIP bersama Deputi Bidang Perekonomian Sekretariat Kabinet telah sepakat untuk membantu debottlenecking hambatan serta akan memberikan dukungan Pemerintah sebagai upaya percepatan pengembangan Pelabuhan Benoa (Bali Maritime Tourism Hub) agar target penyelesaian di tahun 2023 dapat terealisasi.