Mendes Dorong Desa Wisata Masuk Aplikasi Desa Wisata Nusantara

0
55
Desa Penglipuran, Bangli, Bali. FOTO: VIBIZMEDIA.COM/JILLY LUMANAUW

(Vibizmedia-Nasional) Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar meminta seluruh tenaga pendamping agar mendorong desa wisata masuk aplikasi desa wisata nusantara. Menurutnya, hingga saat ini yang masuk aplikasi desa wisata nusantara baru sekitar 1.400 desa wisata, sementara total desa wisata yang dikelola oleh BUMDes dan BUMDes Bersama ada sebanyak 5.000 desa di seluruh Indonesia.

“Nah periode kedua ini (Juli-Desember) harus semakin diperbanyak. Saya minta dan instruksikan kepada tenaga pendamping profesional untuk mengkonsolidasikan wilayah kerja masing-masing,” jelas Abdul Halim saat launching dan technical meeting Lomba Promosi Desa Wisata Nusantara Tahap Kedua di Jakarta, Senin, 18 Juli 2022.

Abdul Halim optimistis desa wisata akan memberikan kontribusi signifikan bagi upaya pemulihan ekonomi nasional di level desa.

“Segera dikonsolidasi (desa-desa wisata) agar bisa segera masuk aplikasi desa wisata nusantara. Ini catatan penting bagi para tenaga pendamping profesional, dan akan menjadi salah satu ukuran kinerja,” terangnya.

Selain itu, Mendes Abdul Halim juga mengimbau kepada para bupati dan wali kota untuk memberikan dukungan kepada desa-desa yang memiliki dan mengelola wisata.

“Kalau desa-desa di wilayah bapak/ibu bupati dan wali kota banyak yang ekonominya pulih, itu berarti tingkat pemulihan ekonomi di level Kabupaten juga pasti akan mengalami peningkatan yang cukup tinggi,” tegasnya.