Kemendag Ajak Kadin Sukseskan Stabilitas Harga Pokok dan Tingkatkan Ekspor

0
65
perdagangan indonesia
Rapat terbatas Menteri Perdagangan dengan Kadin Indonesia di Jakarta, Selasa, 19 Juli 2022 (Foto: Humas Kemendag)

(Vibizmedia – Nasional)  Dalam rapat terbatas dengan Kadin Indonesia di Jakarta, pada hari ini, Selasa (19/7), Menteri Perdagangan Indonesia Zulkifli Hasan mengajak pelaku usaha melalui Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia untuk menjaga komitmen dalam menyukseskan kebijakan pemerintah. Khususnya dalam menghadapi berbagai tantangan perdagangan ke depan, baik di dalam negeri maupun luar negeri.

Dalam pertemuan tersebut hadir  Plt Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Syailendra, Ketua Umum Kadin Arsjad Rasjid, serta pengurus Kadin tingkat pusat dan daerah.

Mendag Zulkifli Hasan menyampaikan keinginannya untuk mendengar masukan dari para pelaku usaha melalui Kadin untuk menghadapi tantangan perdagangan ke depan.   

Kadin Adalah Mitra Kemendag Sukseskan Stabilitas Harga Pokok

Menurut Mendag Zulkifli Hasan, Kadin merupakan mitra Kemendag dalam menyukseskan stabilitas harga barang pokok dalam rangka pengendalian inflasi. Salah satunya menjaga harga minyak goreng curah Rp14.000/liter. “Diharapkan komitmen pelaku usaha memenuhi kebutuhan minyak goreng curah dalam negeri,” tandas Mendag Zulkifli Hasan.

Terkait tandan buah segar sawit (TBS), Mendag Zulkifli Hasan mengungkapkan, pemerintah akan memberikan kelonggaran untuk kebijakan domestic market obligation (DMO) dan mengurangi pajak pungutan ekspor CPO. Hal ini untuk memperlancar kegiatan ekspor CPO dan menaikan kembali harga TBS di tingkat petani agar petani lebih sejahtera.

“Diharapkan pelaku usaha dapat memahami aturan dan dapat mematuhi kesepakatan yang telah dibuat,” ucap Mendag Zulkifli Hasan.

Mendorong Pelaku Usaha Tingkatkan Ekspor

Mendag mendorong pelaku usaha untuk meningkatkan ekspor dengan memanfaatkan berbagai perjanjian dengan mitra dagang yang telah disepakati. Salah satunya dengan memanfaatkan persetujuan Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia–Uni Emirat Arab (Indonesia–United Arab Emirat Comprehensive Economic Partnership Agreement/IUAE–CEPA) untuk penetrasi pasar nontradisional Timur Tengah dan Afrika.

“Dengan memanfaatkan IUAE-CEPA hampir semua produk Indonesia mendapat tarif nol persen memasuki pasar Timur Tengah dan Nigeria melalui Uni Emirat Arab sebagai hub. Saya akan mengajak pelaku usaha di Kadin untuk turut serta dalam berbagai kunjungan ke berbagai negara untuk melakukan promosi dagang,” jelas Mendag Zulkifli Hasan.

Sementara Arsjad menegaskan komitmen Kadin dalam melakukan sinergi dengan Pemerintah. “Kadin akan terus bersinergi dengan pemerintah mendukung kebijakan dalam mengatasi masalah bersama,” imbuhnya.

Kementerian Perdagangan juga  berkomitmen untuk mendukung kedaulatan pangan dengan memperhatikan ketersediaan; keterjangkauan; stabilitas; serta kualitas, keamanan pangan, dan pola konsumsi.

Mendag Zulkifli Hasan juga menjelaskan bahwa  Kementerian Perdagangan juga memiliki program untuk membangun sistem logistik nasional, yaitu menyederhanakan proses bisnis logistik, kolaborasi sistem layanan logistik, kemudahan transaksi pembayaran, dan penataan tata ruang kepelabuhan jalur distribusi barang.

Surplus Perdagangan Indonesia Sebesar USD 5,09 miliar, Terbesar Sepanjang Sejarah