Dana Global untuk Pemulihan Seni dan Budaya, Inisiatif Indonesia di G20

0
74
bidang kebudayaan
Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Anwar Makarim, dalam pertemuan kedua Pejabat Tinggi G20 bidang Kebudayaan (second Senior Officials Meeting/SOM G20 Culture) pada hari Selasa (19/07) secara hibrida (Foto: Kemdikbudristek)

(Vibizmedia – Nasional) Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Anwar Makarim, menyampaikan apresiasinya terhadap keikutsertaan para delegasi dalam memulihkan sektor kebudayaan dalam pertemuan kedua Pejabat Tinggi G20 bidang Kebudayaan (second Senior Officials Meeting/SOM G20 Culture)  pada hari Selasa (19/07) secara hibrida.

Global Arts and Culture Recovery Fund  sebagai Inisiatif Indonesia

Nadiem juga memberikan  apresiasi  atas dukungan para delegasi dalam menyusun draf deklarasi tingkat menteri bidang kebudayaan dan masukan terhadap inisiatif Indonesia, yakni Dana Global untuk Pemulihan Seni dan Budaya atau Global Arts and Culture Recovery Fund.

Global Arts and Culture Recovery Fund merupakan inisiatif Presidensi Indonesia dalam G20 yang ditujukan sebagai bentuk bantuan bagi pelaku budaya yang terdampak pandemi, serta untuk memperluas penerapan gaya hidup yang berkelanjutan.

Membantu Akselerasi Pemberdayaan dan Perkembangan Ekonomi Berbasis Seni dan Budaya

Menteri Nadiem Makarim juga menjelaskan peran Global Arts and Culture Recovery Fund nantinya juga untuk membantu akselerasi pemberdayaan dan perkembangan ekonomi berbasis seni dan budaya.

Ia menyatakan keyakinannya bahwa  Global Arts and Culture Recovery Fund dapat membantu membangun perekonomian pasca pandemi serta mempromosikan pembangunan  yang berkelanjutan di masa depan.

“Budaya yang sejatinya merupakan tradisi hidup berkelanjutan tentu dapat melengkapi pendekatan ekonomi yang sudah ada jika kita ingin mengatasi berbagai tantangan yang dihadapi saat ini dan di masa depan,” tambah  Menteri Nadiem Makarim.

Lima Agenda Prioritas SOM G20 Bidang Kebudayaan

SOM G20 bidang Kebudayaan mengusung lima agenda prioritas, yakni peran budaya dalam mendukung kehidupan yang berkelanjutan; dampak ekonomi, lingkungan, dan sosial dari kebijakan berbasis budaya; pengelolaan bersama atas sumber daya budaya (cultural commoning) yang mempromosikan gaya hidup berkelanjutan di tingkat lokal; akses merata untuk peluang ekonomi budaya; dan mobilisasi sumber daya internasional untuk pemulihan berkelanjutan melalui pendanaan bagi sektor seni dan budaya yang terpukul selama pandemi.

Usung Semangat Gotong Royong

Mendikbudristek menutup sambutannya dengan menekankan semangat gotong royong.

Ia menegaskan bahwa dengan  mengusung semangat gotong royong maka akan  dapat terus membangun diskusi sampai dengan pertemuan tingkat menteri kebudayaan G20 pada tanggal 12-13 September 2022 di Kawasan Candi Borobudur.