G20 Berkepentingan Tingkatkan Sistem Perpajakan Internasional

0
68
perpajakan internasional
Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Febrio Kacaribu

(Vibizmedia – Nasional) Dalam keterangan tertulis yang diterima, Kamis (21/7/2022), Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Febrio Kacaribu, menyampaikan bahwa  adalah kepentingan bersama anggota G20 untuk meningkatkan peran sistem perpajakan internasional dengan tujuan membantu negara berkembang dalam memaksimalkan mobilisasi sumber daya domestik.

Beberapa Isu Penting Penerapan Standar Pajak Internasional

Febrio menyoroti beberapa isu yang perlu difokuskan untuk mendukung negara-negara berkembang dalam memastikan penerapan standar pajak internasional yang efektif.

Ia menyebutkan beberapa isu penting yang mempengaruhi efektivitas penerapan standar perpajakan internasional, yaitu akses informasi, prosedur kesepakatan bersama, dan perbaikan administrasi perpajakan.

Insentif Pajak Memacu Investasi Kegiatan Ekonomi

Lebih lanjut, Febrio menjelaskan bahwa terlepas dari tantangan-tantangan di atas, peran kebijakan pajak lebih dari sekadar pengumpulan pendapatan. Insentif pajak telah menjadi dukungan penting untuk memacu investasi dalam kegiatan ekonomi.

“Kami menegaskan kembali pentingnya membangun dan meningkatkan kapasitas administrasi perpajakan, misalnya, dengan bertukar pengalaman dan keahlian untuk meningkatkan kesiapan negara dalam penerapan standar transparansi pajak yang disepakati secara internasional,” ungkap Febrio.

Febrio berharap hasil dari simposium ini akan dimasukkan ke dalam Peta Jalan G20/OECD untuk Negara Berkembang dan Perpajakan Internasional.