Negara-negara G20 Sepakati Pasar Kerja bagi Penyandang Disabilitas

0
67
Pasar Kerja bagi Penyandang Disabilitas
Sekretaris Jenderal untuk Kementerian Ketenagakerjaan, Republik Indonesia, Anwar Sanusi memimpin Pertemuan Keempat Kelompok Kerja Bidang Ketenagakerjaan G20 The Fourth Employment Working Group (EWG), Kamis, 21 Juli 2022 (Foto: Info Publik)

(Vibizmedia – Nasional) Memasuki hari kedua, Pertemuan Keempat Kelompok Kerja Bidang Ketenagakerjaan G20 The Fourth Employment Working Group (EWG), telah membahas draf deklarasi Menteri Ketenagakerjaan/Perburuhan dan memasuki pembahasan awal Annex (tambahan dokumen), terkait pasar kerja inklusif dan penyandang disabilitas.

Usai memimpin sidang secara virtual di Jakarta, Kamis (21/7), Sekretaris Jenderal untuk Kementerian Ketenagakerjaan, Republik Indonesia, Anwar Sanusi mengatakan bahwa mereka telah menyelesaikan deklarasi Menaker G20. Ia memuji perjalanan diskusi yang telah berlangsung sangat bagus, konstruktif dan masing-masing negara cukup respek satu dengan yang lain.   Sehingga  mampu menyelesaikan dokumen-dokumen Annex (tambahan dokumen), yang melengkapi dari deklarasi Menteri-Menteri Ketenagakerjaan.

Anwar Sanusi menjelaskan bahwa sidang hari kedua G20 EWG Keempat fokus terkait Annex. Khususnya untuk menyediakan pasar kerja yang inklusif kepada kelompok disabilitas. Banyak pernyataan dan komitmen yang memberikan dukungan kepada penyandang disabilitas terdampak COVID-19.

Pasar Kerja yang Terbuka bagi Para Penyandang Disabilitas

Ia melanjutkan bahwa di akhir bahasan deklarasi  setiap negara G20 akan menyepakati dalam pertemuan-pertemuan G20 mendatang, untuk melaporkan inisiatif kebijakan yang dilakukan dalam mendorong pasar kerja yang terbuka untuk para penyandang disabilitas.

“Indikatornya sedang kita bahas dan matangkan. Semoga indikator yang nanti digunakan jadi pedoman bagi negara G20, untuk kita lebih melihat bagaimana inisiatif setiap negara mendorong keterlibatan para penyandang disabilitas di dalam pasar kerja,” katanya

Anwar Sanusi berharap pembahasan draft itu menghasilkan kesepakatan konkret untuk negara G20 dan negara lainnya dan dapat disepakati bersama dalam pertemuan tingkat menteri serta menjadi masukan pernyataan pada deklarasi kepala negara.

Pengembangan Kapasitas SDM untuk Pertumbuhan Produktivitas Berkelanjutan

Anwar Sanusi juga berharap pada sidang G20 EWG hari ketiga, pada Jumat (22/7/2022), mampu menuntaskan pembahasan Annex terkait pengembangan kapasitas SDM untuk pertumbuhan produktivitas yang berkelanjutan.

“Saya berharap negara G20 dan organisasi Internasional dapat memberikan kontribusi yang membangun dan menghasilkan kesepakatan semua pihak tanpa terkecuali, ” ujarnya.

Pertemuan G20 EWG Keempat dihadiri oleh negara-negara Anggota G20, undangan tetap negara pengamat G20, dan organisasi Internasional seperti International Labour Organization (ILO) dan Organization for Economic Co-operation and Development (OECD).