Kerjasama Bilateral Indonesia-Belanda di Bidang Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi

0
96
bilateral indonesia belanda
Pertemuan bilateral antara Indonesia dan Belanda berlangsung saat Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi RI, Nadiem Anwar Makarim bertemu dengan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, dan Ilmu Pengetahuan Kerajaan Belanda, Robbert Dijkgraaf, di Gedung A, Kantor Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Jakarta, 21 Juli 2022 (Foto: Kemendikbudristek).

(Vibizmedia – Nasional) Pertemuan bilateral antara Indonesia dan Belanda berlangsung saat Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi RI, Nadiem Anwar Makarim bertemu dengan  Menteri Pendidikan, Kebudayaan, dan Ilmu Pengetahuan Kerajaan Belanda, Robbert Dijkgraaf, di Gedung A, Kantor Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Jakarta (21/7).

Apresiasi disampaikan Menteri Nadiem kepada Menteri Pendidikan Belanda yang melihat Indonesia sebagai mitra strategis dan utama bagi Belanda dalam melakukan kerjasama dalam berbagai bidang ilmu pengetahuan. Menteri Dijkgraaf menyatakan dukungan terhadap Presidensi Indonesia pada G20 dan memperkuat komitmennya terhadap pembangunan bilateral dan global pascapandemi COVID-19: ‘recover together, recover stronger’. Ia melihat hal ini sebagai salah satu catatan penting dalam hubungan diplomasi Indonesia–Belanda yang telah berlangsung selama lebih dari 70 tahun.

Nadiem menyatakan dirinya menyambut baik kedatangan delegasi dari Belanda dimana hasil dari pertemuan bilateral diharapkan dapat melanjutkan kesepakatan yang telah terjalin antara Pemerintah Indonesia dengan Pemerintah Kerajaan Belanda di bidang pendidikan, kebudayaan, riset, dan teknologi.

Pengembangan Kapasitas dan Kesiapan SDM Indonesia Hadapi Tantangan di Bidang Vokasi, Pendidikan Tinggi dan Budaya

Tidak saja memperkuat hubungan Indonesia- Belanda, tetapi Nadiem menambahkan, bahwa pertemuan ini mengembangkan kolaborasi dengan membuka peluang baru untuk kemitraan di tingkat pemerintah dan perguruan tinggi atau lembaga ilmu pengetahuan di Indonesia dan Belanda.

Hal tersebut diungkapkannya  dalam rangka pengembangan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) dan penguatan kesiapan SDM Indonesia dalam menghadapi tantangan di masa depan, terutama di bidang vokasi, pendidikan tinggi, dan budaya.

Program Pertukaran Mahasiswa Internasional

“Terkhusus karena saat ini Kemendikbudristek tengah memprioritaskan upaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan tinggi melalui beragam terobosan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka,” tekannya. “Salah satunya adalah program International Student Mobility Awards (IISMA) atau pertukaran mahasiswa internasional,” sambungnya seraya mengajak perguruan tinggi terbaik di Belanda untuk membuka kampus di Indonesia.

Kunjungan Pertama di Indonesia

Senada dengan itu, Menteri Dijkgraaf, mengungkapkan kebahagiannya dapat mengunjungi Indonesia untuk pertama kali selama menjabat sebagai Menteri dan berujar bahwasanya kerja sama strategis yang telah dijalin oleh Indonesia dengan Belanda telah berlangsung dengan baik.

“Kami berharap kerja sama kedua negara yang telah terjalin akan terus berkembang serta dapat mendukung program prioritas masing-masing negara seperti yang telah disampaikan oleh Menteri Nadiem,”  ungkap Menteri Dijkgraaf..

Pendidikan dan Penelitian adalah Fondasi Masa Depan

“Pendidikan dan penelitian adalah fondasi masa depan setiap orang. Jadi, kami membuatnya lebih terjangkau supaya tiap orang dapat mempelajarinya dan kami banyak berinvestasi dalam sains. Selain itu, kami sedang mengerjakan masa depan di mana setiap orang bebas untuk mengembangkan potensi penuh mereka dan menjadi seperti yang mereka inginkan,” tandas Dijkgraaf.

Delegasi Belanda Terdiri dari 12 Rektor, Ketua Perguruan Tinggi dan Lembaga Pendidikan/Ilmu Pengetahuan Belanda

Pertemuan bilateral Indonesia-Belanda di bidang pendidikan tinggi dan sains dilakukan di sela-sela kunjungan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, dan Ilmu Pengetahuan Belanda, Robbert Dijkgraaf ke Indonesia bersama dengan rombongan delegasi yang terdiri dari 12 (dua belas) rektor dan ketua perguruan tinggi serta lembaga pendidikan atau ilmu pengetahuan (knowledge institutions) Belanda bertemu Mendikbudristek dan sejumlah pejabat Kemendikbudristek di bidang pendidikan tinggi dan pendidikan vokasi untuk membahas kerja sama yang telah terjalin dan berbagi pengalaman terkait kebijakan serta program prioritas Indonesia dan Belanda di bidang pendidikan.

Lakukan Dialog di Erasmus Huis

Seusai pertemuan bilateral di kantor Kemendikbudristek, kedua Menteri berangkat ke Erasmus Huis, Kedutaan Besar Kerajaan Belanda untuk melakukan dialog yang dipandu oleh moderator dan berdiskusi dengan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi.

Kedua Menteri berdialog terkait dengan nilai pendidikan dan ilmu pengetahuan dalam tataran masyarakat global, kebijakan kedua negara di bidang pendidikan tinggi dan sains, serta kerja sama yang akan dilakukan di masa mendatang.

Matchmaking  Session Antar Perguruan Tinggi Indonesia-Belanda

Pada waktu yang bersamaan, di ruangan terpisah juga dilaksanakan sesi berjejaring atau matchmaking session, yang merupakan sesi pertemuan antara Perguruan Tinggi Indonesia dan Belanda, dimana universitas dan politeknik kedua negara menjajaki perluasan dan potensi kerja sama.

Adapun perguruan tinggi serta lembaga ilmu pengetahuan Belanda yang hadir adalah Nuffic NESO, Aeres University of Applied Sciences, Erasmus University Rotterdam, Royal Netherlands Academy of Arts and Sciences (KNAW), Dutch Research Council (NWO), Radboud University, Saxion University of Applied Sciences, Leiden University, University of Twente, Vrije Universiteit Amsterdam, Wageningen University and Research (WUR), dan NHL Stenden University of Applied Sciences.

Perwakilan dari perguruan tinggi dan politeknik Indonesia yang hadir adalah Institut Pertanian Bogor, Universitas Andalas, Universitas Negeri Jember, Universitas Negeri Lampung, Universitas Airlangga, Universitas Sumatera Utara, Universitas Gadjah Mada, Universitas Cenderawasih, Universitas Indonesia, Universitas Hasanuddin, Politeknik Negeri Batam, Politeknik Negeri Bali, Politeknik Negeri Media Kreatif, Politeknik Manufaktur Bandung, dan Politeknik Negeri Pertanian Payakumbuh.

Kedua Menteri juga berkesempatan menyaksikan Penandatanganan Pengaturan Internasional (International Arrangement) antara Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi Kemendikbudristek dengan Dewan Penelitian Ilmiah Belanda (Dutch Research Council/NWO) mengenai Kerja Sama di bidang Penelitian untuk Pendidikan Tinggi (Collaborative Research for Higher Education) dan berharap adanya peningkatan kemitraan riset di bidang pendidikan tinggi yang akan dijalin dengan melibatkan institusi pendidikan tinggi dan ilmu pengetahuan di kedua negara.

kerjasama bilateral indonesia belanda
Pertemuan bilateral antara Indonesia dan Belanda berlangsung saat Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi RI, Nadiem Anwar Makarim bertemu dengan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, dan Ilmu Pengetahuan Kerajaan Belanda, Robbert Dijkgraaf, di Gedung A, Kantor Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Jakarta (Foto: Kemdikbudristek)