Sedapnya Kopi Tuk Asli Manggarai Barat Disukai Para Delegasi G20

0
69
Kopi Tuk Khas Flores
Stan Kopi Tuk, kopi khas Flores, di depan ruang pertemuan Kelompok Kerja Ekonomi Digital atau 3rd DEWG Meeting G20, Labuan Bajo (Foto: Info Publik)

(Vibizmedia – Nasional) Dalam berbagai pertemuan Kelompok Kerja G20 di Labuan Bajo diwarnai dengan hal-hal menarik. Salah satunya adalah berbagai stan UMKM yang diminati para peserta.

Stan yang cukup menarik minat adalah stan Kopi Tuk, kopi khas Flores, yang diracik langsung oleh barista Agustinus Puka. 

Ternyata ada dua delegasi Belanda yang mengakui sangat menikmati Kopi Tuk.

Salah satu delegasi Belanda, Bart Van Horck,  yang hadir di Pertemuan Ketiga Kelompok Kerja Ekonomi Digital atau 3rd DEWG Meeting G20 menceritakan bahwa awal mula ketertarikannya adalah saat bersama rekannya  ia melihat langsung proses pembuatan Kopi Tuk itu dan mencobanya langsung setelah kopi diracik oleh si barista.

Bart Van Horck mengakui cita rasa Kopi Tuk sangat istimewa. Kopi Tuk diracik dari bahan-bahan kopi pilihan asli Manggarai Barat dan sekitarnya. Alhasil Bart Van Horck selalu menyempatkan diri untuk menikmati sedapnya Kopi Tuk saat ada waktu jeda di tengah pertemuan.  Ia menambahkan bahwa cita rasa Kopi Tuk sangat kuat dan segar.

Hal yang sama juga dinyatakan oleh delegasi Belanda lainnya, Inggrid Zondervan, yang juga mengaku sangat menyukai cita rasa dari Kopi Tuk yang berbeda dengan kopi lainnya.

Inggrid menilai perpaduan cita rasa kopi jenis Robusta dan Arabika yang terkandung dalam Kopi Tuk sangat enak. “Cita rasa kopi lokal yang sangat enak buat saya,” tutur Inggrid.

Kopi Tuk khas Flores yang hadir di stan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Pertemuan Ketiga Kelompok Kerja Ekonomi Digital G20 atau 3rd Digital Economy Working Group (DEWG) Meeting G20 di Labuan Bajo pada 20-22 Juli 2022, membuat ketagihan para delegasi dan tamu undangan yang hadir.

Pemilik Florasta Barista Kopi Tuk, Agustinus Suban Puka, menyatakan para delegasi dan tamu undangan sangat suka dengan Kopi Tuk asal Flores hasil racikannya sendiri.

Dalam Pertemuan Ketiga DEWG itu, hadir 20 delegasi negara-negara G20 terdiri atas 17 delegasi hadir fisik dan 3 delegasi menghadiri secara virtual.

Hadir pula dua negara undangan serta tiga organisasi internasional, yakni International Telecommunication Union (ITU), United Nations Economic and Social Commission for Asia and the Pacific (UNESCAP), dan United Nations Conference on Trade and Development (UNCTAD).

Hadir juga perwakilan kampus Perguruan Tinggi nasional, yakni Universitas Padjajaran, Universitas Indonesia, dan Universitas Gadjah Mada.