Diversifikasi Olahan Produk Perikanan Tingkatkan Ekonomi Masyarakat

0
65
perikanan
Nyoman menyampaikan hal ini pada Pelatihan Diversifikasi Olahan Hasil Perikanan Angkatan I , II dan III bagi pengolah ikan di Kabupaten Aceh Utara, Sabtu 24 Juli 2022.(Foto: Kementerian Kelautan dan

(Vibizmedia – Nasional) Berbagai upaya terus dilakukan Kementerian Kelautan dan Perikanan untuk meningkatkan kemampuan masyarakat supaya lebih optimal memanfaatkan peluang usaha di sektor kelautan dan perikanan. Salah satunya adalah melakukan diversifikasi olahan produk perikanan.

Kepala Badan Riset dan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan, I Nyoman Radiarta menyampaikan bahwa peningkatan sumber daya manusia yang memiliki kemampuan dan keahlian sebagai pelaku utama dalam mengelola dan memanfaatkan sumber daya kelautan dan perikanan, khususnya di bidang pengolahan, merupakan langkah strategis meningkatkan nilai ekonomi produk perikanan serta menciptakan hasil kuliner yang disukai oleh masyarakat.

Nyoman menyampaikan hal inni pada Pelatihan Diversifikasi Olahan Hasil Perikanan Angkatan I , II dan III bagi pengolah ikan di Kabupaten Aceh Utara, Sabtu 24 Juli 2022. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Balai Pelatihan dan Penyuluhan Perikanan (BPPP) Medan melalui inisiasi Anggota Komisi IV DPR RI, TA Khalid.

Nyoman melanjutkan bahwa Kabupaten Aceh Utara merupakan daerah yang memiliki potensi perikanan yang cukup besar. Salah satu ikan yang banyak dihasilkan adalah bandeng. Namun terkadang bandeng kurang disukai karena aromanya berbau lumpur atau tanah. Melihat peluang tersebut, BRSDM menggencarkan pelatihan olahan bandeng untuk menghilangkan aroma lumpur, menjadi bandeng presto, bandeng crispy, dan olahan lainnya.

Pelatihan ini juga sebagai wujud dukungan KKP di bidang diversifikasi olahan hasil perikanan yang tak hanya bertujuan membentuk usaha rintisan baru di bidang perikanan, tapi juga untuk meningkatkan inovasi dalam dunia usaha, menambah penghasilan rumah tangga, memenuhi gizi masyarakat KP, serta mencerdaskan generasi muda karena bandeng memiliki nilai gizi yang tinggi serta mengandung asam lemak omega 3 yang sangat penting bagi kesehatan dan perkembangan otak bayi. Bandeng juga merupakan sumber protein hewani yang tinggi, menyediakan vitamin B kompleks, dan selenium untuk meningkatkan imunitas tubuh.

Nyoman berharap pelatihan ini dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh para peserta, dengan dukungan dan pendampingan dari para penyuluh perikanan dalam hal pengembangan usahanya ke depan.

Melihat potensi yang dimiliki masyarakat Aceh Utara, Anggota Komisi IV DPR RI, TA Khalid juga berharap agar pelatihan yang terselenggara tidak hanya sebatas seremonial, namun dapat diaplikasikan secara nyata tak hanya bagi para peserta namun juga terdapat transfer knowledge kepada masyarakat sekitar, agar tercipta masyarakat kelautan dan perikanan yang sejahtera.

“Terima kasih atas dukungan dari BRSDM KKP serta Dinas Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Aceh Utara. Potensi ini yang perlu kita kembangkan. Bagaimana upaya kita agar sektor KP dapat mewujudkan kesejahteraan masyarakat, salah satunya dengan meningkatkan nilai tambah produk perikanan,” tegas Khalid.

Dalam kesempatan tersebut, para peserta mendapatkan materi berupa penerapan higienis sanitasi, pembuatan olahan bandeng dan analisis usaha hasil perikanan. Hadir dalam giat pelatihan, Kepala Pusat Pelatihan dan Penyuluhan KP, Kepala BPPP Medan, Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Aceh Utara, serta para penyuluh perikanan.

Sebelumnya dalam berbagai kesempatan, Menteri KP Sakti Wahyu Trenggono berpesan kepada para pelaku usaha perikanan untuk tanggap akan kemajuan teknologi dan trend pasar. Untuk itu, pihaknya mendorong seluruh pihak untuk gencar berinovasi melalui beragam diversifikasi olahan produk perikanan dan kelautan.

perikanan

Pelatihan Diversifikasi Olahan Hasil Perikanan Angkatan I , II dan III bagi pengolah ikan di Kabupaten Aceh Utara, Sabtu 24 Juli 2022.

KKP Keluarkan Reformasi Regulasi Kuatkan Iklim Investasi Indonesia