PT SMF Diharapkan Terus Kembangkan Pasar Pembiayaan Sekunder Perumahan

0
96
PT SMF Diharapkan Terus Kembangkan Pasar Pembiayaan Sekunder Perumahan
(Photo: Kemenkeu)

(Vibizmedia-Nasional) PT Sarana Multigriya Finansial (SMF) Persero sebagai Special Mission Vehicle (SMV) Kementerian Keuangan memiliki peran yang sangat penting di dalam pasar pembiayaan sekunder perumahan untuk membantu pemerintah mewujudkan rumah yang layak bagi seluruh lapisan masyarakat. Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan hal tersebut pada saat acara pelantikan Anggota Direksi PT. SMF, Bonai Subiakto, yang bertempat di Aula Mezzanie Kementerian Keuangan, Rabu (27/07).

Menkeu jelaskan bahwa PT. SMF persero adalah fiskal tools pemerintah. Kepanjangan tangan dari Kementerian Keuangan untuk bisa mendorong kemampuan atau affordability dari masyarakat berpendapatan rendah mendapatkan perumahan.

Berdasarkan Peraturan Presiden nomor 100 tahun 2020, PT SMF diberikan mandat agar dapat memperluas inovasi dan diversifikasi produk pembiayaan dalam rangka mendukung tujuan menyediakan Perumahan bagi masyarakat. Selain itu juga melaksanakan penyaluran pembiayaan porsi perbankan pada program FLPP yang merupakan tulang punggung penyediaan perumahan bersubsidi bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

Menkeu harapkan penugasan ini akan terus dikembangkan secara terukur dan bisa dimonitor kemajuannya. Sehingga Menkeu meminta kepada seluruh direksi SMV kementerian keuangan untuk dapat memahami volatilitas dan gejolak perekonomian saat ini, serta meresponnya dengan baik.

Merespon, mengantisipasi dan menjaga perusahaannya agar tidak salah langkah dalam menghadapi situasi yang sangat tidak biasa ini, yang kedua melindungi neraca keuangan dan perusahaan, yang ketiga tetap maksimal mencapai kinerja dan target target yang ditetapkan, demikian ditegaskan oleh Menkeu.

Dalam penutupnya Menkeu berpesan agar Para Direksi dapat membangun kolaborasi, sinergi dan kerjasama yang baik dengan berbagai pihak untuk memberikan dampak pembangunan yang semakin dapat dirasakan oleh masyarakat.

Anggaran Untuk Membangun Infrastruktur Digital di Indonesia Telah Dialokasikan