Persiapan Keberangkatan Peserta IISMAVO ke 10 Negara, Minta Dukungan KBRI dan KJRI

0
49
iisma

(Vibizmedia – Nasional) Acara “Ngopi bersama Dirjen Vokasi” berlangsung pada  Jumat (29/07/2022), adalah kegiatan temu sapa antara para penerima Program Indonesian International Student Mobility Awards edisi Vokasi (IISMAVO), Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) tahun 2022 berjumlah 409 mahasiswa vokasi, bersama 10 Atase Pendidikan dan Kebudayaan (Atdikbud) dan Pelaksana Bidang Penerangan Sosial Budaya (Pensosbud). Kegiatan ini merupakan rangkaian persiapan keberangkatan mereka ke negara-negara yang dituju nantinya.

Dalam sambutannya, Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi Kemendikbudristek, Kiki Yuliati memohon dukungan dari para Atase dan Pensosbud yang bertugas di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) dan atau Konsulat Jenderal Republik Indonesia di negara tujuan peserta IISMAVO bagi para mahasiswa jika membutuhkan bantuan atau bimbingan selama menjalani program.

“Dalam menjalankan tugas dan kewajiban nanti, adik-adik pasti akan mengalami berbagai kendala. Kendala itu bisa bersifat akademik bisa juga berasal dari kondisi alam seperti perbedaan iklim dan temperatur. Kita harapkan adik-adik kita bisa beradaptasi dengan situasi tersebut dan bisa menghadapi kendala yang dialami,” tutur Kiki.

Dengan  adanya berbagai kondisi dan tantangan tersebut, Kiki berharap para Atdikbud dan Pensosbud dapat menjalankan peran sebagai orang tua bagi putra-putri bangsa yang akan menjalankan pendidikan selama kurang lebih enam bulan. Di sisi lain, Kiki pun menyampaikan pesan sekaligus motivasi kepada para mahasiswa untuk menjadi seorang yang mampu menyelesaikan masalah bagi dirinya sendiri.

Kiki menambahkan bahwa para peserta program akan menjalani sebuah fase penting dalam hidup mereka, dan akan menjadi kesempatan belajar yang sangat berarti.  Itu sebabnya  dukungan dari  Atdikbud dan Pensosbud adalah kunci penting untuk menjadikan program  IISMAVO  optimal dan bermakna.

Pertemuan ini menjadi ajang silaturahmi pimpinan Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi dengan para Atase Pendidikan dan Pensosbud negara tujuan, serta seluruh peserta IISMAVO. Selain itu, hadir pula pimpinan Perguruan Tinggi Penyelenggara Pendidikan Tinggi Vokasi (PTPPV), para penanggung jawab, dan sebagian orang tua peserta.

Dalam kesempatan tersebut, para peserta program berkesempatan untuk lebih mengenal negara yang akan mereka kunjungi, yaitu Inggris, Irlandia, Jerman, Perancis, Hungaria, Turki, Korea Selatan, Taiwan, Malaysia, Australia, dan Amerika Serikat.

Mengenyam Pendidikan di Dalam Kelas dan Magang di Industri Luar Negeri, Lebih Siap Berinteraksi dengan Industri Global

Program Indonesian International Student Mobility Awards edisi Vokasi (IISMAVO) memiliki kekhasan di mana mahasiswa akan mengenyam pendidikan di dalam kelas dan magang di industri luar negeri.

Pada kesempatan yang sama Direktur Akademik Pendidikan Tinggi Vokasi (APTV) Kemendikbudristek, Beny Bandanadjaja menjelaskan ada tiga model pembelajaran yang akan dijalani peserta dalam program ini. Pertama, peserta yang menjalani program magang di Industri. Kedua, adalah program yang merupakan kombinasi antara pembelajaran di kelas dan interaksi dengan industri. Sedangkan ketiga adalah program yang dominan kegiatannya dilakukan di kelas namun dengan konten yang erat dengan dunia industri.

“Ketiga opsi ini diharapkan akan memberi kesempatan kepada mahasiswa kita untuk lebih siap berinteraksi dengan industri yang bersifat global,” tukas Beny.

Lihat Indonesia Rebut 87 Medali di ASEAN University Games 2022