Stabilitas Sistem Keuangan Domestik Saat Ini Dinilai OJK Tetap Terjaga

0
95
Stabilitas Sistem Keuangan Domestik Saat Ini Dinilai OJK Tetap Terjaga

(Vibizmedia-Nasional) Stabilitas sistem keuangan dinilai OJK sampai saat ini tetap terjaga dengan kinerja intermediasi lembaga jasa keuangan yang terus tumbuh di tengah meningkatnya tekanan inflasi dan pelemahan ekonomi global.

Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar mengatakan, OJK akan terus melakukan pengaturan dan pengawasan yang solid untuk menjaga stabilitas industri jasa keuangan.

Mahendra sampaikan bahwa OJK selalu bersiaga menyiapkan berbagai kebijakan yang dibutuhkan dan selalu berkoordinasi dengan Pemerintah, Bank Indonesia dan Lembaga Penjamin Simpanan.

Rapat Dewan Komisioner Bulanan pada Juli ini mencatat pelemahan ekonomi global terjadi sangat cepat disertai tingginya inflasi yang berkelanjutan di sejumlah kawasan sebagai dampak dari gangguan suplai komoditi karena pandemi Covid-19, perang di Ukraina dan persaingan geopolitik yang menajam serta berkepanjangan.

Perkembangan ini menyebabkan kekhawatiran pasar akan terjadinya resesi dan inflasi global. Meski demikian, sejumlah indikator perekonomian domestik menunjukkan perbaikan yang terus berlanjut, seperti dari sisi inflasi, Purchasing Managers Index (PMI) Manufaktur, neraca perdagangan, dan cadangan devisa yang masih mencatatkan kinerja positif.

Mahendra juga menjelaskan bahwa fungsi intermediasi, Dana Pihak Ketiga (DPK), serta sektor Industri Keuangan Non-Bank (IKNB) juga menunjukkan pertumbuhan sejalan dengan peningkatan perekonomian domestik. Sementara dari sisi permodalan, lembaga jasa keuangan juga mencatatkan permodalan yang semakin membaik.

Untuk itu, Mahendra menyampaikan OJK akan terus memperkuat koordinasi dengan para stakeholder dalam rangka menjaga stabilitas sistem keuangan khususnya dalam mengantisipasi peningkatan risiko eksternal serta dampak rentetannya terhadap stabilitas sistem keuangan.

OJK akan menjaga kinerja industri jasa keuangan tetap positif dan semakin produktif berkontribusi terhadap perekonomian dan kesejahteraan masyarakat.

Konsumsi, Investasi, dan Ekspor Menjadi Mesin Penggerak Pertumbuhan Ekonomi