ASEAN Kembangkan Sistem Informasi Pasar Kerja

0
102
Sistem Informasi
Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah. FOTO: KEMENAKER

(Vibizmedia-Nasional) Kementerian Ketenagakerjaan menyebut bahwa negara-negara ASEAN memiliki potensi luar biasa, terutama dari sisi sumber daya manusia (SDM), juga kawasan yang tumbuh secara ekonomi, sosial serta geopolitik yang semakin kuat.

“Ini merupakan momentum yang signifikan untuk mewujudkan harmonisasi dan kerja sama antar negara anggota ASEAN khususnya dalam peningkatan Sistem Informasi Pasar Tenaga Kerja,” jelas Sekretaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan Anwar Sanusi saat membuka workshop di Jakarta, pada Rabu, 3 Agustus 2022.

Anwar Sanusi menjelaskan sistem informasi pasar kerja (Labour Market Information System/LMIS) adalah basis data penting untuk membangun kebijakan ketenagakerjaan yang kuat. LMIS dapat memberitahu tentang desain, implementasi, pemantauan, dan evaluasi kebijakan dengan fokus dan sasaran yang lebih baik.

Menurutnya, LMIS juga berkontribusi pada pengurangan biaya transaksi pasar tenaga kerja, karena membantu mengatasi informasi yang tidak lengkap tentang agen pasar tenaga kerja. “Tujuan utama LMIS adalah menghasilkan informasi dan analisis bagi pembuat kebijakan dan pemangku kepentingan pasar tenaga kerja lainnya. Baik di tingkat internasional maupun nasional,” terangnya.

Negara-negara Anggota ASEAN, lanjutnya, harus memiliki LMIS yang kuat, dan terhubung di masing-masing negara untuk meningkatkan keterampilan juga perbaikan dari aspek ketenagakerjaan.

Untuk itu, penting merumuskan beberapa langkah mengoperasionalkan berbagai komitmen negara ASEAN. “Salah satunya yakni mengirimkan utusan atas dukungan Gesselschaft fur Internationale Zussammenarbeit (GIZ) secara teknis belajar ke Jerman terkait pengelolaan sistem informasi pasar kerja,” katanya.