Program Electrifying Agriculture PLN Tingkatkan Produktivitas Pertanian

0
68
program pln untuk pertanian
Program Electrifying Agriculture merupakan bukti nyata dari kontribusi PT PLN (Persero) untuk meningkatkan produktivitas sektor pertanian. Program ini telah terbukti mampu meningkatkan produksi pertanian pada tiga usaha hidroponik di Surabaya yakni Kebun Sayur Surabaya, Jawara Farm dan KRPL Serpis. (Foto: Dok PLN)

(Vibizmedia – Nasional) Program Electrifying Agriculture merupakan bukti nyata dari kontribusi PT PLN (Persero) untuk meningkatkan produktivitas sektor pertanian.  Program ini telah terbukti mampu meningkatkan produksi pertanian pada tiga usaha hidroponik di Surabaya yakni Kebun Sayur Surabaya, Jawara Farm dan KRPL Serpis.

Salah satu upaya PLN untuk mendorong petani mengikuti program  Electrifying Agriculture adalah dengan memberikan bantuan berupa peralatan produksi berbasis listrik. Bantuan ini dibagikan melalui program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL).

Penggunaan peralatan-peralatan ini adakag untuk growth light, penyiraman dan kontrol suhu. Sehingga membuat tanaman hidroponik dapat  tumbuh lebih cepat dan akhirnya bisa lebih cepat panen.

Bahkan lebih dari itu, PLN juga memberikan bantuan berupa sarana prasarana hidroponik guna penambahan areal produksi di lahan fasilitas umum yang telah diberikan izin oleh Pemerintah Kota Surabaya.

Melalui berbagai bantuan yang diberikan PLN memberikan hasil peningkatan  produksi dan omzet petani. Hal ini tentunya mengangkat kesejahteraan petani.

Ketua KRPL Serpis, Yuni, menyatakan bahwa omzet KRPL Serpis meningkat setelah ada bantuan dari PLN  sekitar 20 persen. Ia pun mengucapkan terima kasih atas bantuan yang telah mereka trema dan berharap terus dapat meningkatkan kesejahteraan kelompok petani.

General Manager PLN Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Timur dan Bali (UIP JBTB), Muhammad Ramadhansyah, mengatakan program TJSL dilaksanakan untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat.

Dia mengatakan, pemanfaatan listrik untuk pertanian hidroponik dapat membuat waktu panen semakin cepat sehingga diharapkan berdampak positif untuk meningkatkan penghasilan.

“Dengan pemakaian listrik untuk usaha ini tentunya dapat meningkatkan produktivitas pertanian hidroponik sehingga diharapkan kualitas tanaman meningkat dan waktu panen lebih cepat,” katanya.

Pemerintah Berikan Kompensasi Listrik 24,6 T ke PLN