Pastikan Rakor Evaluasi Capaian Kinerja Berdampak Positif, Kumham Kalbar Gaet DJPB Kalbar

0
68

(Vibizmedia – Kalbar) Pontianak – Kanwil Kemenkumham Kalbar bertanggung jawab terhadap pembinaan, pengendalian dan pengawasan pelaksanaan kinerja pada Unit Pelaksana Teknis di Kalimantan Barat. Atas alasan tersebut Sub Bagian Program dan Pelaporan menyelenggarakan Rapat Evaluasi Capaian Kinerja Semester II TA 2022 di Aula Kantor Wilayah Kamis (11/8).

Rapat koordinasi ini dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Wilayah, Pria Wibawa dan diikuti oleh seluruh Pimpinan Tinggi Pratama, Pejabat Administrator, Pejabat Pengawas, serta Bendahara Keuangan. Seluruh Kepala UPT Pemasyarakatan dan Imigrasi di lingkungan Kanwil Kemenkumham Kalbar beserta jajarannya juga turut mengikuti kegiatan yang bertujuan menilai kinerja Kemenkumham Kalbar dan jajarannya pada kurun waktu semester 2 TA 2022 serta untuk memberi input balik bagi pelaksanaan program/kegiatan agar arah program yang dilaksanakan sesuai dengan tujuan organisasi.

Kegiatan dibuka dengan laporan Ketua Penyelenggara Kegiatan oleh Kepala Sub Bagian Program dan Pelaporan, Iwan Pramori. Dirinya menyampaikan pentingnya pelaksanaan Rapat Evaluasi Capaian Kinerja ini.

“Rapat evaluasi ini dilaksanakan untuk melihat sejauh mana capaian Kanwil dan UPT dalam penyusunan, pelaksanaan dan pelaporan RKAKL serta aplikasi pelaporan lainnya, sehingga terlaksana pencapaian kinerja yang akuntabilitas dan terukur dan terencana hasilnya”, ujar Iwan.

Acara dilanjutkan dengan pembukaan dan pemberian arahan oleh Kakanwil Kemenkumham Kalbar, Pria Wibawa. Kakanwil menyampaikan bahwa seluruh instansi diminta untuk melakukan percepatan dalam penyerapan anggaran. Dalam melakukan percepatan penyerapan anggaran harus membuat suatu terobosan terkait strategi, rencana kerja, dan kalender kerja agar target yang ditentukan dapat tercapai.

“Rakor Evaluasi Target Kinerja semester I bertujuan untuk melihat kendala yang terjadi pada semester I untuk mendapatkan evaluasi sejauh mana setiap satuan kerja melaksanakan tugas dan fungsinya dikaitkan dengan serapan anggaran dan target capaian outputnya”, jelas Kakanwil pada seluruh peserta kegiatan.

Dirinya juga berpesan agar segera menyusun stategi agar pada semester II tidak terdapat lagi hambatan dan kendala yang dapat menyebabkan terlambatnya penyerapan dan capaian kinerja.

Terakhir Kakanwil menutup dengan harapan agar terus dibangun kerja sama dan sinergitas antar UPT dan Kantor Wilayah demi mewujudkan Kanwil Kemenkumham Kalbar yang tertib administrasi dan taat pada aturan yang berlaku sehingga dapat berprestasi dan memberikan pelayanan yang berkualitas kepada masyarakat.

Kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan pertama oleh Divisi Administrasi yang diwakili oleh Kepala Bagian Program dan Humas, Uray Aswin Umar dan Kepala Subagian Pelaporan Keuangan dan BMN, Hendri Budi Iskanto dan bertindak sebagai moderator Kepala Sub Bagian Program dan Pelaporan.

Uray Aswin menyampaikan realisasi anggaran pada 9 DIPA kantor wilayah per 30 Juni 2022 adalah 44.61 % atau Rp 109.487,544,217 dan masih harus mengejar target 50% dalam Triwulan 2. Namun, dirinya optimis dengan hasil ini menjadi evaluasi untuk mengakselerasi anggaran dan membuat laporan sesuai dengan kaidah keuangan yang sudah ditentukan.

Disampaikan juga kinerja Bagian Program dan Humas terus mendorong kemajuan sarana dan prasarana baik di Kanwil dan UPT dengan kelengkapan dokumen data dukung yang dibutuhkan.

Selanjutnya Hendri Budi Iskanto menyampaikan berbagai catatan keuangan yang mampu meraih prestasi seperti Lapas Singkawang yang berhasil meraih penyerapan terbaik 2022 Semester 2, Kanim Sambas yang terbaik dalam BMN sedangkan Bapas Pontianak serta Kanim Putussibau yang masih rendah karena ada proses pembangunan gedung yang masih berjalan.

Dirinya juga menyampaikan langkah strategis dalam pencapaian Indikator Kinerja Pelaksana Anggaran (IKPA) yang optimal seperti memperbaiki perencanaan dan eksekusi kegiatan secara relevan hingga meminimalisir revisi pergeseran antar jenis belanja. Perencanaan yang baik, pelaksanaan yang baik dan pelaporan yang sesuai kaidah adalah poin yang di tekankan Kasubag Pelaporan Keuangan dan BMN tersebut.

Kegiatan dilanjutkan oleh pemaparan dari setiap Divisi Kantor Wilayah yang menjelaskan realisasi anggaran serta berbagai kendala yang dihadapi selama semester 2 yang di moderatori Kepala Bagian Program dan Humas.

Setelah melakukan pemaparan, sebagai bentuk timbal balik dan penguatan Kakanwil dan Kadiv Administrasi berkesempatan memberikan tanggapan dan menyampaikan alternatif solusi untuk mengakselerasi penyerapan anggaran dan kendala yang dihadapi seperti pengelolaan SDM melalui rotasi dan mutasi yang akan berorientasi kepada kualitas dan perbaikan sarana dan prasarana pelayanan publik.

Kegiatan rakor ini juga menampilkan capaian terbaik penyerapan anggaran, salah satunya dari Kanim Pontianak dan Rutan Landak yang menyampaikan capaian anggarannya agar menjadi contoh bagi satuan kerja lainnya yang masih dibawah 50% capaian anggaranya.

 Kakanwil DJPB Kalbar Hadir Sampaikan Folosofi Penggunaan Anggaran

Menambah Khasanah Baru Kakanwil DJPB Kalimantan Barat, Imik Eko Putro yang menjelaskan bahwa Kalimantan Barat memiki pagu Anggaran sebesar 10 Triluin pada Kementerian dan Lembaga. APBN ini secara filosofis tidak hanya sebagai angka yang harus dilakukan penyerapan, namun harus dilihat sebagai tools penggerak ekonomi karena uangnya sudah ada dan ditetapkan antara Pemerintah dan DPR harus digunakan sehingga dapat memberikan dampak positif dan masif kepada ekonomi kepada masyarakat.

“Kami berharap komunikasi seperti ini akan terus berjalan demi pergerakan ekonomi yang berdampak kepada masyarakat. Kalau sejak Januari kita dapat berkinerja menggerakan ekonomi daerah jangan menunggu di Bulan Maret. Saya mengajak di sela-sela kesibukan kita, mari kita pelajari filosofi APBN yang diharapkan memiliki impact kepada perputaran ekonomi suatu Daerah,” tegasnya.

Ia menjelaskan berdasarkan sumber dana anggaran yang dibelanjakan, dari tahun ke tahun, kinerja penyerapan anggaran Rupiah Murni satker Kumham konsisten berada di atas 95%.

“Sampai saat ini realisai belanja Kemenkumham sudah di angka 60,82% terimakasih Pak Kakanwil. Saya berharap sinyalnya membaik. Mudah-mudahan peningkatan terus sampai akhir Tahun. Semoga ada Satker dari Kumham yang sinyalnya baik dan mendapatkan penghargaan capaian keuangan baik terkait IKPA atau penyerapan anggarannya,” tambahnya.

Kinerja pelaksanaan secara umum dinilainya sudah baik namun diharapkan tetap memastikan angka target minimal presentasi dari setiap poin belanja sebagai batas minimal IKPA yang baik. Dirinya mengapresiasi 28 Satuan Kerja yang telah melebihi 55% di Lingungan Kanwil Kemenkumham Kalbar.

“Apresiasi kepada Lembaga Pemasyarakatan Ketapang yang mampu mencapai nilai IKPA tertinggi periode Juli 2022 di lingkup satker Kemenkumham Kalbar, sebesar 99,34. Terdapat 8 satker yang nilai IKPA-nya masih dibawah target 89, dan 28 Satker dengan nilai IKPA sudah di atas 89,” rincinya.

Melalui potret penilaian ini dapat menjadi bahan evaluasi agar kendala yang dihadapi dapat dicarikan solusi terbaiknya. Terakhir ia berharap semakin menguatkan koordinasi dan sinergi untuk dapat terus memutar ekonomi daerah dan terus berjuang untuk bangkit sekuat tenaga. (Foto/Narasi: Alfian)

Sumber : Humas Kanwil Kemenkumham Kalbar