Indonesia Peroleh Penghargaan Internasional Karena Capai Ketahanan Pangan dan Swasembada Beras

0
78
Sidang Tahunan MPR/DPR/DPD RI Tahun 2022
Presiden Joko Widodo menyampaikan pidato pada Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI dalam rangka HUT Ke-77 Proklamasi Kemerdekaan RI, di Ruang Rapat Paripurna, Gedung Nusantara MPR/DPR/DPD RI, Senayan, Jakarta, Selasa, 16 Agustus 2022. FOTO: BIRO PERS SETPRES

(Vibizmedia – Nasional) Presiden Joko Widodo mengatakan, Indonesia diberikan penghargaan dari International Rice Research Institute (IRRI) berkat keberhasilan membangun sistem ketahanan pangan dan mencapai swasembada komoditas bahan pokok beras sejak 2019.

“Kita baru saja memperoleh penghargaan, karena kita dinilai mampu mencapai sistem ketahanan pangan dan swasembada beras,” kata Presiden saat menyampaikan pidato kenegaraan di Gedung Nusantara DPR, DPD, dan MPR-RI dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-77, Selasa (16/8/2022).

Keberhasilan swasembada beras dibuktikan dengan selama tiga tahun berturut-turut Indonesia tidak melakukan impor beras.

Presiden juga menyatakan bahwa pemerintah saat ini  fokus membangun infrastruktur di bidang pertanian. Dari mulai embung, bendungan, dan irigasi dibangun secara masif di berbagai wilayah di tanah air.

Secara rinci, pemerintah sudah membangun 38 bendungan dengan skala besar pada 2022, embung sudah selesai dibangun sebanyak 4.500 embung, dan sepanjang 1,1 juta jaringan irigasi di seluruh Indonesia yang sudah dibangun. Targetnya sampai dengan 2024 mendatang telah selesai dibangun 61 bendungan besar yang terletak di berbagai pelosok tanah air.

Pemerintah juga melakukan langkah strategis lainnya, dalam mendorong sektor pertanian dalam negeri tetap mengalami peningkatan signifikan. Diantaranya pemanfaatan varitas unggul padi, intensifikasi, dan ekstensifikasi.

Adanya langkah strategis tersebut, diyakini oleh Presiden Jokowi, membuat pemangku kepentingan yang berkaitan dengan sektor pertanian di tanah air menjadi semakin masif memproduksi komoditas beras. Sehingga, mampu terus meningkatkan hasil produksinya dalam beberapa waktu ke depan.

Presiden menyatakan bahwa pembangunan bendungan dan irigasi telah mendukung peningkatan produktivitas nasional.

Beberapa waktu lalu, Presiden Jokowi mengatakan, kemampuan produksi komoditas beras Indonesia dapat mencapai angka 31,3 juta ton selama tiga tahun berturut-turut dari mulai periode 2019-2021.

Kemudian, perhitungan dari Badan Pusat Statistik (BPS) pada akhir April 2022 stok komoditas beras di Indonesia mencapai 10,2 juta ton. Stok bahan pokok tersebut, dihitung dari yang dimiliki oleh masyarakat, petani, restoran, industri pangan, dan Bulog.

Presiden menyatakan bahwa Indonesia dinilai telah berhasil melakukan swasembada pangan melalui sistem ketahanan pangan baik yang dilakukan selama tujuh tahun terakhir.

Baca: FAO dan IRRI Beri Penghargaan Kepada Pemerintah Atas Keberhasilan Swasembada Beras Indonesia