Menteri Suharso: Pagu Anggaran Pembangunan IKN 2023 Ada di Anggaran K/L

0
81
Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Suharso Monoarfa
Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Suharso Monoarfa (Foto: Info Publik)

(Vibizmedia – Nasional) Berkaitan dengan alokasi  anggaran untuk pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) pada 2023, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Suharso Monoarfa menyatakan bahwa pagu anggarannya ada di anggaran Kementerian/Lembaga (K/L).

Berdasarkan peraturan Menteri Keuangan RI, pagu anggaran adaah alokasi anggaran yang ditetapkan untuk mendanai belanja pemerintah pusat dan/atau pembiayaan anggaran dalam APBN Tahun Anggaran 2014.

Seperti dilansir Info Publik, dalam keterangan yang diterima pada Kamis (18/8/2022), Suharso menyatakan bahwa pada 2023, alokasi IKN itu dimasukkan pagunya ke K/L, antara lain adalah Kementerian PUPR, Kementerian Perhubungan, KLHK, Polri, BKPM, dan ada beberapa K/L yang lain dan seluruhnya kira-kira sekitar Rp23,6 triliun.

Suharso mengungkapkan, alokasi anggaran untuk pembangunan IKN pada 2023 yang terbesar ada di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) yakni sekitar Rp20,8 triliun.

Ia menjelaskan, alokasi anggaran ini sesuai dengan proyeksi yang sudah disusun, dimana 20%-nya diharapkan dapat di atasi oleh APBN dan sisanya adalah diharapkan partisipasi dari sektor swasta, baik dalam negeri maupun luar negeri.

Suharso mengemukakan bahwa. di luar dari Rp23,6 triliun yang dianggarkan,  pada tahun depan diharapkan ada partisipasi dari sektor privat. Alokasi anggaran Rp20,8 triliun yang ada di Kementerian PUPR itu menyangkut prasarana dasar, istana, dan kompleks perkantoran.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menyampaikan bahwa fokus pembangunan IKN adalah di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP), baik itu dari pembangunan perkantoran presiden dan wapres, jalan nasional, jalan tol dari Balikpapan ke IKN.

Menteri Basuki menyampaikan bahwa semuanya sudah tender dan mungkin sekarang sudah di dalam masa sanggah. Ia memperkirakan pada  akhir bulan ini kontraknya sudah bisa ditandatangani dan kemudian prasarana dasar akan segera dilaksanakan. Ia melanjutkan, jalan tol Balikpapan-Samarinda akan dipotong langsung ke IKN, sehingga ditargetkan dari Balikpapan ke IKN nanti bisa sekitar 30-40 menit dengan jalan tol.

Menurut Menteri PUPR, itu semua sudah ditenderkan, dengan total anggaran tahun ini sekitar Rp5,4 triliun, kemudian 2023 sebesar Rp20,8 triliun. Semua kegiatan dengan alokasi anggaran tersebut adalah untuk kegiatan di  KIPP di IKN termasuk penyediaan air baku atau air minum, sanitasi, drainase, dan lainnya. Harapannya  pembangunan di KIPP tahap I akan selesai di 2024.

Baca: Kementerian PUPR Siap Bangun IKN Nusantara Berkonsep Smart dan Green