Digitalisasi Pasar Rakyat, Upaya Membangkitkan Perekonomian Daerah dan Omzet Penjual Pasar

0
94
digitalisasi pasar rakyat
Menteri Perdagangan, Zulkifli Hasan meninjau implementasi penerapan program digitalisasi pasar rakyat melalui lokapasar "GrabMart" di Pasar Tomang Baru, Jakarta, Kamis, 18 Agustus 2022 (Foto: Kemendag)

(Vibizmedia – Jakarta) Dengan tujuan memantau penerapan digitalisasi pasar rakyat melalui lokapasar (marketplace) Grab Mart, pada  Kamis (18/8) Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan melakukan kunjungan ke Pasar Tomang Barat, Jakarta. Kunjungannya sekaligus memantau harga dan ketersediaan barang kebutuhan pokok.

Mendag Zulkifli Hasan didampingi Sekretaris Jenderal Kemendag Suhanto. Turut hadir Director of Central Public Affairs Grab Indonesia Tirza Munusamy.

Mendag menegaskan bahwa tidak bisa dipungkiri  jikalau platform digital itu penting untuk mempertemukan penjual dan pembeli agar lebih mudah dan efisien, sehingga omzetnya naik dan akan menghasilkan banyak untung.

Mendag Zulkifli Hasan menyatakan, “Saya berharap digitalisasi perdagangan yang dilakukan di pasar rakyat dan pelaku usaha mikro, kecil, menengah (UMKM) menjadi salah satu upaya untuk membangkitkan perekonomian di daerah dan meningkatkan omzet pedagang pasar. Selain itu, dapat membantu menjaga stabilisasi harga barang kebutuhan pokok serta mengakselerasi pertumbuhan ekonomi Indonesia ke depan pascapandemi.”

UMKM Indonesia  berjumlah  lebih dari 64 juta unit, dengan jumlah debelar ini memiliki potensi untuk mengakselerasi transformasi digital sektor perdagangan dan memberikan kontribusi pada pertumbuhan ekonomi digital Indonesia.

Pasar Tomang Barat merupakan salah satu Pasar Rakyat yang telah menerapkan digitalisasi dengan membuka akun toko (on boarding) dan memasarkan produknya pada lokapasar Grab Mart.  Sebelumnya, pada 25 Juli 2022 lalu Mendag Zulkifli Hasan juga memantau penerapan digitalisasi pasar di Pasar Cicalengka, Bandung Barat, Jawa Barat.

digitalisasi pasar rakyat
Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan melakukan kunjungan ke Pasar Tomang Barat, Jakarta. (Foto: Kemendag)

Pada 2022, Kemendag menargetkan penerapan digitalisasi tahun 2022 di 1.000 Pasar Rakyat dan 1.000.000 UMKM di seluruh Indonesia.

Selain bekerja sama dengan lokapasar, target tersebut diwujudkan melalui beberapa kerja sama dan kolaborasi nyata dengan berbagai pemangku kepentingan seperti dengan Bank Indonesia melalui Program Transaksi Nontunai Sehat, Inovatif, Aman, Pakai (SIAP) Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS).

Mendag menjelaskan bahwa Kemendag   menargetkan 1000 digitalisasi pasar rakyat dengan 1,000,000 UMKM yang bekerja sama dengan platform digital. Diharapkan dengan platform digital, omzet pedagang pasar bisa meningkat. Dengan bergabungnya platform digital, maka pedagang bisa memasarkan dan menyerbu pasar internasional. Termasuk pelaku usaha besar memiliki kesempatan membuka gerai di luar negeri,.

Mendag Zulkifli Hasan juga mengimbau pengelola pasar dan dinas yang membidangi perdagangan di daerah untuk turut menyosialisasikan dan mendorong program digitalisasi pasar rakyat kepada pengelola pasar dan pedagang pasar. Tujuannya, untuk mempercepat program digitalisasi pasar rakyat di Indonesia.

Mendag menyatakan bahwa Kemendag  akan membina pasar agar bekerja sama dengan platform digital melalui pelatihan.

Sementara Tirza mengatakan, digitalisasi di pasar rakyat merupakan salah satu inisiatif yang ditingkatkan di tahun ini. Grab percaya akan potensi UMKM Indonesia dan digitalisasi melalui Grab Mart dapat menjadi wadah bagi para pedagang pasar atau UMKM untuk mengembangkan usaha mereka.

PT Grab Teknologi Indonesia menyambut baik upaya ini dan berharap terus memperoleh dukungan dari berbagai instansi pemerintah. Grab juga berharap dapat menjalin kerja sama yang lebih erat dengan Kementerian Perdagangan dalam mendukung digitalisasi pasar rakyat.

digitalisasi pasar rakyat
Pasar Tomang Barat merupakan salah satu pasar rakyat yang telah menerapkan digitalisasi dengan membuka akun toko (on boarding) dan memasarkan produknya pada lokapasar GrabMart. (Foto: Kemendag)

Baca: Kemendag Targetkan Percepatan Digitalisasi 1.000 Pasar Rakyat dan 1 Juta UMKM