Hadiri Pagelaran Seni Lukis Firdaus Alamhudi, Wapres Dukung Pekerja Seni Majukan Bangsa melalui Karya

0
91
Wakil Presiden (Wapres) K.H. Ma’ruf Amin ketika menghadiri Pagelaran Seni Lukis Firdaus Alamhudi, yang diselenggarakan di Puri Agung Ballroom, Grand Sahid Jaya Hotel, Jakarta Pusat, Senin (22/08/2022). (Foto: BPMI Setwapres)

(Vibizmedia – Jakarta) Pandemi Covid-19 memberikan dampak besar di berbagai sektor, seperti ekonomi, kesehatan, termasuk kesenian. Hal ini memberikan pukulan berat bagi para pelaku di sektor tersebut, tidak terkecuali para pekerja seni. Pagelaran seni yang biasanya semarak di berbagai daerah menjadi redup karena adanya pembatasan kegiatan di masyarakat. Seiring dengan keadaan Covid-19 yang melandai, aktivitas pameran seni kembali diselenggarakan dan pemerintah berharap para pekerja seni dapat kembali berkontribusi memajukan bangsa melalui karya-karyanya.

“Saya mendorong pelukis tanah air untuk terus menghasilkan karya yang dapat menjadi medium untuk berbagi ilmu pengetahuan, inspirasi, serta kreativitas, dan mencerminkan nilai-nilai bangsa Indonesia,” ujar Wakil Presiden (Wapres) K.H. Ma’ruf Amin ketika menghadiri Pagelaran Seni Lukis Firdaus Alamhudi, yang diselenggarakan di Puri Agung Ballroom, Grand Sahid Jaya Hotel, Jakarta Pusat, Senin (22/08/2022).

Menurut Wapres, para pekerja seni mempunyai peranan untuk menyatukan bangsa melalui karya-karya yang beragam bentuk dan makna.

“Pekerja seni, termasuk pelukis, memiliki peran yang penting dalam mempersatukan bangsa karena karya seni berbicara melampaui perbedaan,” ucapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Wapres juga memberikan apresiasi atas penyelenggaraan pameran seni lukis karya Firdaus Alamhudi ini, karena memiliki misi kemanusiaan. Hasil lelang berbagai ragam lukisan yang terbuat dari cat minyak, akrilik, dan bulu unggas ini nantinya akan digunakan untuk pembangunan masjid di wilayah DKI Jakarta dan Banten.

“Pameran lukisan ini menjadi kian bermakna karena akan digelar lelang lukisan yang hasilnya akan disumbangkan untuk pembangunan masjid di DKI Jakarta dan Banten,” terangnya.

Lebih jauh, Wapres mengakui, pameran seni lukis karya Firdaus Alamhudi sangat kaya akan makna dan menjadi salah satu pameran seni yang sangat berkesan.

“Saya sungguh terkesan akan karya seni lukis yang sangat indah, serta kaya makna dan pesan historis,” kata Wapres memuji.

Wapres pun berharap, dengan adanya pameran seni dengan tema Nuansa Kemerdekaan ini, menjadi penanda kebangkitan para pekerja seni dan budaya tanah air pascapandemi Covid-19. Terlebih, kini semakin banyak pameran seni yang kembali diselenggarakan di berbagai daerah.

“Saya berharap Pameran Nuansa Kemerdekaan turut menandai kebangkitan pegiat seni dan budaya tanah air yang mendapat pukulan akibat pandemi Covid-19,” harapnya.

Menutup sambutannya, Wapres berpesan agar semangat nasionalisme dapat terus dijaga dan dikembangkan melalui seni kontemporer karya anak bangsa.

“Mudah-mudahan karya yang kental bernuansa nasionalisme ini dapat ikut melestarikan sejarah bangsa, serta memberikan arti tersendiri di tengah berbagai karya seni kontemporer,” tutupnya.

Sebelumnya, Ketua Penyelenggara Pagelaran Seni Lukis Firdaus Alamhudi, Gilang Fajar Ramadan menyampaikan tujuan penyelenggaraan pameran ini, yaitu untuk memeriahkan peringatan Kemerdekaan Republik Indonesia, serta melakukan kegiatan sosial membangun masjid di DKI Jakarta dan Banten.

“Tujuan acara ini untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-77 dengan memberikan apresiasi kepada masyarakat pencinta lukisan, memberikan motivasi kepada seni lukis Indonesia untuk bangkit dari pandemi, serta upaya sosial membangun masjid di Jakarta Utara dan pondok pesantren di Banten,” ungkapnya.

Hadir pada kesempatan tersebut Wakil Menteri Pertanian Harvick Hasnul Qolbi dan Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor.

Sementara, Wapres didampingi oleh Kepala Sekretariat Wapres Ahmad Erani Yustika, Deputi Bidang Dukungan Kebijakan Pembangunan Manusia dan Pemerataan Pembangunan Suprayoga Hadi, Deputi Bidang Administrasi Guntur Iman Nefianto, serta Staf Khusus Wapres Masduki Baidlowi.