Gubernur BI: Ekonomi Indonesia Diproyeksikan Tumbuh Hingga 5,3%

0
20
Ekonomi Indonesia

(Vibizmedia – Economy & Business) Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo, mengatakan pihaknya memproyeksikan ekonomi Indonesia pada tahun 2022 dapat tumbuh pada kisaran 4,5%-5,3%. Proyeksi ini dibuat berdasarkan perbaikan ekonomi domestik yang terus berlanjut.

Baca juga: Ekonomi Indonesia di Jalur Menjauhi Resesi: Pendorong dan Prospeknya

“Realisasi Produk Domestik Bruto (PDB) triwulan II 2022 sebesar 5,44% (yoy), jauh lebih tinggi dari prakiraan dan capaian triwulan sebelumnya sebesar 5,01% (yoy),” kata Perry melalui siaran pers pada hari Rabu (24/8/2022).

Tingginya pertumbuhan ekonomi Indonesia didorong oleh peningkatan permintaan domestik, terutama konsumsi rumah tangga, serta tetap tingginya kinerja ekspor.

Perbaikan ekonomi nasional juga tercermin pada peningkatan pertumbuhan mayoritas lapangan usaha, terutama Industri Pengolahan, Transportasi dan Pergudangan, serta Perdagangan Besar dan Eceran.

Dijelaskan lebih jauh secara spasial oleh Perry, bahwa perbaikan ekonomi Indonesia ini ditopang oleh seluruh wilayah, terutama Jawa, Sumatera, dan Sulawesi-Maluku-Papua (Sulampua).

Untuk selanjutnya, Perry menjelaskan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia diprakirakan akan tetap tinggi. Berbagai indikator dini pada Juli 2022 dan hasil survei Bank Indonesia terakhir, seperti keyakinan konsumen, penjualan eceran, dan Purchasing Managers’ Index (PMI) Manufaktur terus membaik.

Sedangkan dari sisi eksternal, meskipun berada di tengah melambatnya perekonomian global, namun kinerja ekspor hingga bulan Juli 2022 tetap positif.

Baca juga: Menkeu: Kondisi Ekonomi Indonesia Terjaga, Namun Ada Tantangan Dari Global