Kemenperin Dorong Kapasitas Pelaku IKM Home Decoration dan Furnitur Go Internasional

0
101
Ekspor
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita. FOTO: KEMENPERIN

(Vibizmedia-Nasional) Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menyebut Kementerian Perindustrian proaktif memfasilitasi pelaku industri kecil dan menengah (IKM) untuk tampil di ajang pameran tingkat nasional dan internasional.

Menurutnya, upaya strategis ini dinilai membawa dampak positif terhadap peningkatan akses pasar atau penjualan dari para pelaku IKM yang ikut serta tersebut.
Untuk itu, pihalnya telah memboyong sebanyak 28 IKM furnitur untuk berpatisipasi pada Pameran Indonesia International Furniture Expo (IFEX) 2022 di Jakarta, beberapa waktu lalu.Ajang ini rutin diadakan setiap tahun dan menjadi pameran furnitur terbesar di Indonesia, bahkan di Asia Tenggara.

“Penyelenggaraan IFEX terbukti memberikan efek positif yang sangat besar terhadap industri furnitur Indonesia, sehingga pasar furnitur Indonesia bisa terus berkembang,” jelas Agus Gumiwang dalam keterangannya, pada Jumat, 26 Agustus 2022.

Sepanjang lima tahun terakhir, lanjut Agus, kinerja ekspor industri furnitur Indonesia terus mengalami peningkatan hingga 77,9%. “Nilai ekspor furnitur pada tahun 2021 mencapai USD2,8 miliar atau naik sebesar 33% dibanding tahun 2020. Tren peningkatan ini tampaknya masih akan terjadi pada periode tahun 2022,” ungkapnya.

Keyakinan itu karena nilai ekspor dari industri furnitur pada kuartal I tahun 2022 sebesar USD855 juta, naik 22,8% dibandingkanperiode yang sama tahun sebelumnya. Sementara itu, pertumbuhan industri furnitur nasional pada kuartal I-2022 sebesar 4,36% (y-o-y).

Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (IKMA) Kemenperin Reni Yanita mengungkapkan, upaya Ditjen IKMA Kemenperin menghadirkan IKM pada pameran IFEX merupakan salah satu rangkaian kegiatan Program Aku Siap Ekspor dalam rangka meningkatkan ekspor produk home decoration dan furnitur para pelaku IKM ke pasar internasional.

“Dari 50 IKM furnitur yang dikurasi, terdapat 28 IKM yang bisa lolos ikut serta di pameran IFEX dan betul-betul memiliki kapasitas ekspor. IKM ini layak ikut dalam pameran internasional untuk menjalin kemitraan dengan eksportir sehingga akses pasar mereka semakin terbuka lebar,” paparnya.

Reni menjelaskan, Program Aku Siap Ekspor meliputi beragam kegiatan selama satu tahun untuk meningkatkan kapasitas pelaku IKM dekorasi rumah dan furnitur agar mampu menghasilkan produk yang berdaya saing. “Kegiatannya antara lain berupa lokakarya, pendampingan, diskusi, dan fasilitasi pameran dalam dan luar negeri,” ungkapnya.