Art Jakarta 2022 : Ciptakan Ekosistem Seni Kontemporer demi Memberi Warna Komunitas Seni

0
171
Art Jakarta 2022
Nampak pengunjung mengamati salah satu lukisan kontemporer yang ditampilkan di pameran seni Art Jakarta 2022, JCC, Senayan (Foto: Hanny Nugrahani/Vibizmedia)

(Vibizmedia – Jakarta) Pekan seni internasional unggulan  Art Jakarta 2022 kembali berlangsung pasca pandemi, mulai dari 26-28 Agustus 2022, di JCC, Senayan. Masyarakat umum dapat menikmati seluruh rangkaian kegiatan acara ini dan menikmati setiap karya seni yang ditampilkan.

Pembukaan acara diresmikan oleh Menteri BUMN Erick Thohir, dihadiri oleh Direktur Jenderal Kebudayaan dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Hilmar Farid, Direktur Musik, Film, dan Animasi dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Mohammad Amin, Global Markets Director UOB Sonny Samuel, Head of Strategic Communications and Brand UOB Indonesia Maya Rizano, dan Head of Division MRA Media Mita Soedarjo.

Dirjen Kebudayaan Hilmar Farid menyatakan bahwa adanya pandemi selama dua tahun terakhir telah menimbulkan dampak besar terhadap ekosistem seni global. Situasi yang sulit  telah mendorong banyak pelaku ekosistem seni untuk bereksperimen. Mulai dari pameran seni yang dihelat di platform media sosial hingga konser musik yang digelar dalam semesta video game. Kenyataannya dapat ditemukan banyak  terobosan baru dalam mengalami karya seni.

Ia menambahkan, kembali digelarnya Art Jakarta adalah sinyal penting bagi pemulihan ekosistem seni rupa di Indonesia yang selama ini bergulat dengan kesulitan era pandemi. Ini menunjukkan bahwa seni rupa memainkan peranan pelopor dalam upaya pemulihan nasional. Ia mengharapkan bahwa  pameran Art Jakarta mampu memantik  semua untuk menggali inspirasi artistik bagi kehidupan yang lebih berkelanjutan.

Dalam kesempatan ini, Art Jakarta berkolaborasi untuk kelima kalinya dengan Mitra Utama, UOB Indonesia, sebuah institusi perbankan dan pendukung seni rupa yang giat dan memiliki komitmen panjang terhadap perkembangan seni rupa, khususnya seni lukis di Indonesia hingga Asia Tenggara.

Art Jakarta dan UOB Indonesia memiliki visi bersama untuk senantiasa menciptakan ekosistem seni kontemporer yang akan terus memberi warna pada komunitas seni.

Maya Rizano, Head of Strategic Communications and Brand UOB Indonesia, menyatakan, “UOB Indonesia senang sekali bisa bermitra dengan Art Jakarta untuk kelima kalinya, yang sama-sama memiliki visi untuk terus mendukung ekosistem seni kontemporer demi menghidupkan komunitas seni. Kami percaya bahwa seni adalah sarana ampuh yang dapat menciptakan ikatan antara individu dan masyarakat. Mendukung anak-anak, seni, dan pendidikan telah lama menjadi keyakinan korporat demi membentuk daya pikir kritis generasi masa depan. Melalui kolaborasi dengan Art Jakarta 2022, kami berharap dapat membuka kesempatan lebih luas bagi generasi muda untuk memahami dan mengapresiasi seni.”

Sementara itu, dalam sambutannya yang dibacakan oleh Head of Division of MRA Media Mita Soedarjo, CEO MRA Group Maulana Indraguna Sutowo mengungkapkan, “Semoga Art Jakarta tahun ini tidak hanya menjadi ajang yang memajukan dunia seni dan membuatnya menjadi berkelanjutan, tetapi juga bisa menjadi penyembuh dan penguat bagi dunia yang sedang berusaha bangkit kembali. Maju terus dunia seni Indonesia, berkarya terus senimannya, selamat pulih lebih cepat dan bangkit lebih kuat untuk semua.”

Art Jakarta juga didukung para Mitra Kunci, yaitu Tumurun Museum, Bibit, Cohart, BMW, OASIS, dan TACO, yang telah bersama-sama membantu mewujudkan pekan seni ini untuk mendukung keberlanjutan dunai seni rupa pascapandemi.

Art Jakarta beberapa tahun terakhir ini telah aktif dalam upaya mendukung kancah seni rupa terlepas berbagai tantangan pandemi. Pada akhir 2020 yang lalu, Art Jakarta menghadirkan Art Jakarta Virtual, sebuah pengalaman seni rupa di tengah kenyamanan dan keamanan suasana rumah.

Pada April 2022, Art Jakarta memperkenalkan, Art Jakarta Gardens, yang diselenggarakan di ruang terbuka Hutan Kota by Plataran, Jakarta, untuk mengangkat karya patung dan instalasi di lingkungan taman, serta tenda khusus yang ditempati 20 booth galeri seni terkemuka di Indonesia guna memamerkan karya-karya seniman mereka.

Baik Art Jakarta Virtual maupun Art Jakarta Gardens mendapatkan sambutan ramai dari para pemangku kepentingan maupun pengunjung umum.

Kedua edisi ini ditujukan untuk menjadi katalis demi pemulihan lebih jauh kancah seni rupa Indonesia dalam waktu singkat.

Enin Supriyanto, Direktur Artistik Art Jakarta menyampaikan kegembiraannya, “Untuk Art Jakarta tahun ini, saya gembira dan optimistis acara ini terlaksana setelah dua kali tertunda akibat pandemi, juga karena rekanan kami, baik galeri, sejumlah badan usaha, maupun rekan-rekan seniman dan kolektor, semua bersemangat terlibat dan berperan serta. Ini membangkitkan semangat kita bersama. Terbukti bahwa ekosistem seni rupa kita punya daya tahan dan cepat bergiat kembali. Semoga semangat ini juga sampai kepada pengunjung umum, saat mereka menikmati dan mengapresiasi beragam karya seni rupa yang tampil di Art Jakarta kali ini.”

Art Jakarta 2022 menghadirkan beberapa segmen berikut:

1. ART JAKARTA GALLERY

Segmen utama pekan seni ini secara keseluruhan mencakup 62 galeri, dengan 39 galeri berasal dari Indonesia dan 23 galeri dari mancanegara (Asia Tenggara, Taiwan, Korea Selatan, dan Jepang). Di segmen ini ditampilkan  galeri muda dan baru yang belum pernah mengikuti Art Jakarta sebelumnya.

2. ART JAKARTA SPOT

Art Jakarta Spot adalah platform untuk presentasi istimewa suatu instalasi seni yang telah disesuaikan khusus untuk pekan seni ini. Tahun ini Art Jakarta Spot menghadirkan 15 karya seni yang telah terkurasi untuk dipamerkan di area publik pekan seni ini.

3. AJX

AJX adalah prakarsa kolaboratif antara Art Jakarta dan institusi atau perusahaan swasta untuk menyajikan koleksi karya di hadapan publik luas di Art Jakarta. AJX akan menjadi kesempatan bagi khalayak untuk menyaksikan banyak karya seni untuk pertama kalinya.

Di segmen ini, Art Jakarta berkolaborasi bersama mitra utama, UOB Indonesia, yang telah menyelenggarakan kompetisi lukisan Asia Tenggara setiap tahun 3 sejak 1982, yaitu UOB Painting of the Year.

Kolaborasi ini memamerkan karya-karya pemenang kompetisi Asia Tenggara dalam beberapa tahun terakhir di sebuah area khusus, UOB Art Space, termasuk lukisan pemenang dari Indonesia tahun 2021, Meliantha Muliawan.

Selain itu berkolaborasi pula dengan mitra-mitra kunci. Di antaranya adalah Tumurun Museum, sebuah institusi yang juga mendukung edukasi seni, yang akan memamerkan bagian dari koleksi eksklusifnya di VIP Lounge Art Jakarta. Koleksi ini berkisar dari karya maestro berpengalaman hingga seniman muda yang tengah menanjak.

Mitra kunci lainnya, Bibit, aplikasi investasi reksa dana yang sudah berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), akan mempersembahkan karya oleh Marco Cassani. Karya ini bagian dari seri “Fountain”, suatu eksplorasi atas nilai-nilai transformatif koin yang dilemparkan ke dalam air mancur pura di Bali oleh pengunjung saat mengirimkan doa.

Cohart, satu lagi Mitra Kunci, platform media sosial untuk menemukan karya lewat kurasi berbasis teknologi, akan mempertunjukkan proyek NFT berjudul The Art Yearbook. Proyek ini terinspirasi dari sosok-sosok di dunia nyata yang telah dan akan meninggalkan jejak di dunia seni, untuk memberi salut bagi komunitas seni dari masa lampau, masa kini, dan masa yang akan datang.

4. AJ1

AJ1 adalah segmen baru untuk memfasilitasi galeri internasional dalam mempresentasikan pameran tunggal. Dengan adanya kesulitan bagi seniman internasional untuk beradaptasi dengan normal baru, Art Jakarta menciptakan kesempatan untuk memudahkan kehadiran internasional di pekan seni ini. AJ1 akan memamerkan beragam presentasi untuk merangkum suara-suara dari kawasan Asia Tenggara dan sekitarnya.

5. BALI ART SCENE

Bali Art Scene adalah segmen baru yang dipersembahkan untuk galeri-galeri dari Bali, pulau yang sangat terhantam oleh pandemi beberapa tahun terakhir.

Sebagai sorotan  khusus, Bali Art Scene akan menyajikan seniman-seniman kontemporer Bali. Segmen ini akan memungkinkan sekilas pandang pada apa yang sedang terjadi di kancah seni rupa Bali.

Energi baru dalam kancah tersebut dapat dilihat dari perspektif galeri-galeri berikut ini:

TONYRAKA Art Gallery, salah satu galeri terlama yang senantiasa berupaya menggelar pameran untuk komunitas seni rupa; Galeri Zen1, yang baru saja didirikan pada masa sulit selama pandemi, dan Art Xchange Gallery, yang belum lama pindah dari Singapura ke Bali, menambah kesemarakan kancah seni rupa Bali; dan Jagad Gallery, yang akan mentransformasikan program-program dalam ruang baru mereka di tahun mendatang.

6. ART JAKARTA  NFT

Art Jakarta NFT adalah segmen yang dikhususkan untuk karya NFT dan komunitas NFT. Art Jakarta NFT pertama kali digagas dalam Art Jakarta Gardens dan akan diperluas lebih jauh dalam skala lebih besar, dengan aspirasi agar kolektor NFT dan kolektor konvensional dapat berinteraksi dan berkumpul bersama. Art Jakarta sepenuhnya berkomitmen mendukung karya NFT dan mengedukasi masyarakat tentang karakter NFT, khususnya bahwa NFT bukan sekadar instrumen moneter.

Art Jakarta mempresentasikan dua proyek NFT tahun ini. Berkolaborasi dengan thisPLAY Studio, kolektif seniman Blanco Benz Atelier akan menyajikan kronika.exchange, sebuah black market virtual yang terdesentralisasi, dikemas dan dibentuk berdasarkan futurisme historis demi menjelajahi teknologi blockchain dan mekanisme barter sebagai proyek NFT eksperimental. Dalam proyek ini, fungsi augmented reality yang menakjubkan dan pemrosesan gambar didukung oleh Festivo.

Kolaborasi kedua, Work In Progress, adalah penampilan kolaboratif beberapa kreator NFT dari kolektif seniman Monday Art Club, yang didukung oleh launchpad Gaspack, untuk memperlihatkan praktik lintas disiplin di antara para kreator. Kedua proyek di atas didukung oleh kolektor NFT Indonesia yang telah dikenal luas, Evan Tan.

7. ART JAKARTA TALK

Art Jakarta Talk adalah platfom antara ahli, pengamat, seniman, kolektor, dan kurator, untuk berbincang, berbagi pengalaman dan pengetahuan kepada pengunjung. Dengan jajaran nama-nama tepercaya dan sosok-sosok menarik dalam kancah seni rupa, segmen ini akan menjadi bagian penting dari pekan seni.

Salah satu pembicara yang hadir adalah Shaun Leong, seorang penasihat hukum dari Withersworldwide yang baru saja memenangkan kasus penetapan sementara Bored Ape di Singapura. Dengan mempersembahkan seluruh segmen di atas, Art Jakarta beraspirasi untuk ikut memperkuat landasan dan ekosistem seni rupa Indonesia agar dapat terus berkembang seiring dinamika seni rupa dunia.

Art Jakarta 2022
Berbagai karya seni kontemporer ditampilkan di pameran seni Art Jakarta 2022, JCC, Senayan (Foto: Hanny Nugrahani/Vibizmedia)
Art Jakarta 2022
Berbagai lukisan kontemporer ditampilkan di pameran seni Art Jakarta 2022, JCC, Senayan (Foto: Hanny Nugrahani/Vibizmedia)