Stunting, Lawan dengan Poram Gemarikan!

0
76
ikan
Ilustrasi Pasar Ikan Pantai Jayanti, Cianjur, Jawa Barat (Foto: Vibizmedia)

(Vibizmedia – Berita) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) berkolaborasi dengan Forum Peningkatan Konsumsi Ikan (Forikan), gencarkan Gemarikan (Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan). Hal merupakan upaya menurunkan angka stunting dan peningkatan kesehatan masyarakat.

“Mari bergerak bersama dan bersinergi dalam upaya meningkatkan konsumsi ikan nasional demi terciptanya generasi penerus bangsa yang berkualitas,” ujar Artati Widiarti, dari Ditjen Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP) mewakili Menteri Kelautan dan Perikanan dalam Rakornas Forikan di Jakarta, Kamis (25/8/2022).

Penurunan angka stunting terjadi dalam kurun waktu 3 tahun terakhir. Dimulai dari 27,6 persen di tahun 2019 menjadi 26,9 persen di tahun 2020 serta 24,4 persen pada tahun 2021. Sejalan dengan hal tersebut, angka konsumsi ikan (AKI) nasional cenderung meningkat, dimulai dari 2019 sebesar 50,50, lalu 2020 menjadi 50,56 serta 55,37 di tahun 2021.

“Artinya ikan banyak mengandung gizi terutama protein dan asam lemak omega 3 yang baik untuk pertumbuhan dan kecerdasan,” terang Artati.

Sementara Direktur Pemasaran Ditjen PDSPKP, Erwin Dwiyana menyebut peningkatan konsumsi ikan juga akan berdampak pada perekonomian. Terlebih jika yang dikonsumsi adalah produk olahan UMKM perikanan.

“Peningkatan konsumsi ikan juga selaras dengan semangat HUT ke77 RI, agar kita mampu pulih lebih cepat, bangkit lebih kuat,” sambungnya.

Forikan tengah menyusun peta permasalahan terkait peningkatan konsumsi ikan secara nasional. Ikan mengandung banyak gizi yang berguna bagi tubuh seperti Omega-3,6,9 untuk membantu perkembangan otak, mata, syaraf. Kemudian protein, zat pembangun, lebih mudah dicerna, mengandung asam amino terlengkap.

Ikan juga mengandung vitamin A, B6, B12, D sebagai antioksidan, sehat untuk mata,  meningkatkan metabolisme protein dan lemak, serta mineral untuk membantu pembentukan sel darah merah, mencegah gondok, dan lain sebagainya.

Sebagai informasi, Rakornas Forikan ini diikuti oleh sejumlah pengurus Forikan baik pusat maupun daerah.

Sebelumnya, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono menegaskan komitmennya dalam memerangi stunting khususnya di daerah-daerah terpencil di Indonesia melalui penyaluran mobil Alih Teknologi dan Informasi (ATI) Gemarikan.

Baca juga: Wapres Pastikan Komitmen Penurunan 60 Persen Balita Stunting di 12 Provinsi Prioritas