Percepat Transformasi Industri di Indonesia, Kemenperin Harapkan Kontribusi Bersama Lewat PIDI 4.0

0
89
PIDI 4.0
Kementerian Perindustrian membangun Pusat Industri Digital Indonesia 4.0 (PIDI 4.0). FOTO: KEMENPERIN

(Vibizmedia-Nasional) Kementerian Perindustrian menyebut perkembangan industri 4.0 yang semakin pesat di kancah global membuat Indonesia harus berupaya aktif untuk mengakselerasi transformasi digital di sektor manufaktur. Menurutnya, pemerintah Indonesia telah menyiapkan peta jalan Making Indonesia 4.0, yang tujuan utamanya antara lain meningkatkan daya saing industri manufaktur nasional hingga tingkat internasional.

“Sebagai salah satu langkah nyata untuk mewujudkan sasaran roadmap Making Indonesia 4.0 tersebut, Kementerian Perindustrian telah membangun Pusat Industri Digital Indonesia 4.0 (PIDI 4.0) dalam rangka memepercepat pengembangan dan implementasi industri 4.0 di Indonesia,” jelas Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI) Kementerian Perindustrian, Arus Gunawan dalam keterangannya, pada Senin, 29 Agustus 2022.

Gunawan menyampaikan PIDI 4.0 didirikan sebagai solusi satu atap penerapan industri 4.0 di Indonesia, yang sekaligus menjadi Jendela Indonesia 4.0 pada dunia. “PIDI 4.0 juga untuk penyiapan sumber daya manusia yang kompeten di bidang industri 4.0,” tegasnya.

Beberapa waktu lalu, pada acara Indonesia 4.0 Conference & Expo tahun 2022 di Jakarta, PIDI 4.0 turut berpartisipasi dengan menampilkan showcase beberapa mitra PIDI 4.0, yakni Rexroth, TÜV Rheinland, AWASIN, dan Widya Robotics.

Direktur PIDI 4.0 sekaligus Kepala Pusdiklat SDM Industri BPSDMI Kemenperin, Tirta Wisnu Permana menyampaikan, sektor manufaktur di Indonesia selalu berkembang seiring dengan transformasi digital.

“Untuk mempercepat transformasi industri 4.0 di Indonesia, diharapkan seluruh pemangku kepentingan berpartisipasi dan berkontribusi secara aktif melalui PIDI 4.0,” terangnya.

PIDI 4.0. lanjutnya, memiliki lima pilar atau layanan utama. Pertama, Showcase Center, untuk meningkatkan kesadaran tentang industri 4.0 dan menyajikan pengalaman real bagaimana industri 4.0 di implementasikan dalam lini produksi.

Kedua, Capability Center, sebagai pusat pelatihan untuk meningkatkan keahlian tenaga kerja industri dan aparatur sipil negara (ASN). Ketiga, Ecosystem for Industry 4.0, sebagai tempat kolaborasi pengembangan implementasi industri 4.0.

Keempat, Delivery Center, sebagai tempat pendampingan industri dalam bertransformasi menuju industri 4.0. “Yang kelima adalah Engineering and AI Center, yang membantu permasalahan industri dengan teknologi rekayasa dan kecerdasan buatan,” ujar Wisnu.

Kehadiran PIDI 4.0 dalam ajang Indonesia 4.0 Conference & Expo tahun 2022 juga diharapkan dapat memperkokoh eksistensi PIDI 4.0 baik di dalam maupun luar negeri, serta membuka peluang kerja sama untuk bersama memajukan industri 4.0.

“Sebelumnya, PIDI 4.0 menjadi salah satu tujuan visitasi Sherpa G20 yang akan dilaksanakan pada tanggal 8 Desember 2021. Dalam kesempatan ini, PIDI 4.0 berupaya menunjukkan komitmennya dalam mempercepat implementasi revolusi industri 4.0,” ungkap Wisnu. Tiga fokus utama yang ditampilkan dalam visitasi Sherpa G20 adalah digitalisasi industri, green industry, dan inclusive economy.