Target Menkes 60 Persen Produksi Alkes Pakai Komponen Lokal

0
61
Menkes
Menkes Budi Gunadi Sadikin pada Ratas Evaluasi PPKM, di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (23 Agustus 2022). (Foto: Humas Setkab)

(Vibizmedia – Industry) Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menargetkan 60 persen produksi alat kesehatan (alkes) dalam negeri menggunakan komponen lokal.

“Kalau sekarang masih ada beberapa komponen dari luar negeri tidak apa-apa. Tapi kita tidak bisa melakukan ini terlalu lama. Keinginan kita sekitar 50-60 persen alat kesehatan dan obat-obatan dari hulu sampai ke hilir harus dikembangkan dan diproduksi di dalam negeri,” ujar Menkes, dikutip dari laman resmi Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Senin (29/08/2022).

Memang diakui, saat ini Alkes di Indonesia baik yang sudah jadi maupun bahan bakunya masih didominasi oleh produk impor. Transaksi alkes impor pada periode 2019-2020 mencapai 88 persen dan produk lokal hanya berkisar 12 persen.

Untuk itu, pemerintah melakukan transformasi ketahanan sistem Kesehatan, salah satu fokusnya dengan mendorong pengembangan alat kesehatan produksi dalam negeri. Ini guna mengurangi ketergantungan produk kesehatan impor.

“Saat pandemi kemarin terasa sekali, cari masker susah, APD (Alat Pelindung Diri) susah. Untuk memastikan adanya kemandirian alat kesehatan dalam negeri, kita melakukan transformasi kesehatan utamanya pilar ketiga yakni transformasi ketahanan sistem kesehatan. Jadi kalau ada pandemi lagi kita tidak bergantung dengan negara lain,” ujarnya.

Budi optimistis bahwa secara bertahap Indonesia akan mampu memproduksi alat-alat kesehatan untuk memenuhi kebutuhan nasional.

“Sekarang kita sudah mulai, semua alkes kalau bisa diproduksi di dalam negeri. Ini salah satu inisiatifnya mulai dari tempat tidur, infuse pump, meja bedah, bed monitor. Dulu bayangkan masker dan APD aja susah. Untuk itu, kita bangun ini pelan-pelan,” jelasnya.

Menkes juga berharap dukungan para produsen serta usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk mewujudkan kemandirian di bidang kesehatan.

Selain meningkatkan kualitas dan kapasitas produksi alkes dalam negeri, Menkes juga mendorong agar belanja alat kesehatan dalam negeri dimaksimalkan. Komitmen ini sejalan dengan Instruksi Presiden Republik Indonesia (Inpres) Nomor 2 Tahun 2022 dalam rangka Menyukseskan Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI).

“Tahun depan Bapak Presiden minta belanja produk lokal naik ke 95 persen. Kami berharap ke depan lebih banyak industri kesehatan yang bisa memproduksi alat kesehatan di dalam negeri dengan komponen lokal yang tinggi,” pungkas Menkes.

Baca Juga: Kembangkan Industri Farmasi dan Alkes, Kemenperin Perluas Pasar Ekspor