PMI Manufaktur Indonesia Agustus 2022 Naik Menjadi 51,7

0
78
PMI Manufaktur Indonesia
Ilustrasi industri pupuk. FOTO: PUPUK INDONESIA

(Vibizmedia-Nasional) Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menyampaikan Purchasing Managers’ Index (PMI) Manufaktur Indonesia kembali menguat, dari 51,3 di bulan Juli menjadi 51,7 di bulan Agustus. Menurutnya, penguatan tersebut sejalan dengan terus membaiknya kondisi pengoperasian sektor manufaktur di tanah air dalam 12 bulan terakhir.

“Peningkatan indeks PMI Manufaktur didorong oleh kenaikan penjualan dari permintaan domestik. Hal ini sebagai tanda bahwa upaya pemulihan ekonomi dari hantaman pandemi telah menunjukkan dampaknya,” Agus Gumiwang dalam keterangannya, pada Kamis, 1 September 2022.

Kenaikan indeks PMI Manufaktur Indonesia, kata Agus, juga turut andil dalam peningkatan penciptaan lapangan kerja pada bulan Agustus.

“Sektor industri manufaktur terus mengalami peningkatan investasi. Saya optimis tren ini akan berlanjut hingga akhir tahun. Karena itu kami upayakan agar hambatan-hambatan investasi yang ada bisa kami atasi,” terangnya.

Pihaknya juga bertekad untuk terus memacu konsumsi domestik dengan memastikan produk-produk industri dalam negeri diserap sebesar-besarnya. Salah satunya dengan belanja pemerintah melalui program Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN).

“Saya berpesan kepada para pelaku industri untuk terus meningkatkan kapasitas dan utilisasinya, membuat penyesuaian-penyesuaian, dan memastikan perusahaan industri mengambil manfaat dari kebijakan ini,” tegasnya.

Perlu diketahui, saat ini, PMI Korea Selatan menurun dari 49,8 di Juli 2022 menjadi 47,6 di Agustus, sedangkan Jepang menurun dari 52,1 pada Juli 2022 menjadi 51,5 pada bulan Agustus.