Kegiatan Mobile Intellectual Property Clinic Berakhir di STIH M. Tjsafioeddin Kota Singkawang

0
57

(Vibizmedia – Kalbar) Singkawang – Kepala Divisi Pelayanan Hukum dan HAM Kalimantan Barat, Harniati mengatakan dengan keberagaman etnis, budaya dan letak geografisnya, Provinsi Kalimantan Barat berpotensi memiliki Kekayaan Intelektual Komunal serta melahirkan Kekayaan Intelektual Personal yang besar.

Hal itu disampaikannya saat memberikan sambutan dalam kegiatan Mobile Intellectual Property Clinic atau Klinik Kekayaan Intelektual Bergerak di Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) M. Tjsafioeddin Kota Singkawang, Kamis (01/09/2022).

“Kami berharap tentunya kepada teman-teman mahasiswa dapat menyadari betapa pentingnya memberikan perlindungan hukum terhadap kekayaan intelektual yang adik-adik miliki. Termasuk untuk bapak/ibu dosen juga bisa mencatatkan karya tulisnya pada Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual”, ucap Harniati.

Dihadapan para peserta kegiatan yang diikuti mahasiswa dan para akademisi sekolah tinggi yang ada di Kota Singkawang, Ketua STIH M. Tjsafioeddin Kota Singkawang, Helmian Susabdi sebelum membuka kegiatan menyampaikan rasa terima kasih kepada Kemenkumham khususnya Kanwil Kemenkumham Kalimantan Barat yang bersedia berkunjung ke STIH M. Tjsafioeddin Kota Singkawang.

Usai rangkaian pembukaan, acara dilanjutkan dengan pemateri dari Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual yang membahas mengenai Hak Cipta, Paten, Merek, dan Kekayaan Intelektual Komunal.

Antusiasme para peserta terlihat begitu besar menyelimuti kegiatan ini. Hal ini tampak dengan banyaknya pertanyaan yang menghasilkan diskusi yang bermanfaat. (Foto/Narasi: Ran/IqbaS)

Sumber : Humas Kanwil Kmeenkumham Kalbar