Perkuat Sinergi T20 dan G20 Untuk Hadapi Tantangan Ekonomi Global

0
98
T20 - G20 Summit
Wakil Menteri Perdagangan, Jerry Sambuaga menjadi narasumber pada Penutupan T20-G20 Dialogue in Fostering Global Cooperation dalam T20 Summit di Badung, Bali, Selasa, 6 September 2022 (Foto:Kemendag)

(Vibizmedia – Badung, Bali) Adalah penting bagi Pemerintah untuk  berjalan beriringan dengan wadah pemikir (think tank) dan institusi akademis.  Sehingga  seluruh pihak dapat menyusun strategi bersama untuk melangkah ke depan.

Inilah yang disampaikan Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga,  dalam dialog T20-G20 Dialogue in Fostering Global Cooperation pada acara T20 Summit yang diselenggarakan di Hotel Hilton Nusa Dua, Badung, Bali, Selasa (6/9).  T20 atau Think-20 adalah salah satu engagement group (EG) untuk wadah para pemikir dan institusi riset.

Wamendag Jerry mengungkapkan, T20 dan G20 dapat berkolaborasi lebih erat untuk memfasilitasi dialog dan meningkatkan sinergi. Kolaborasi ini nantinya dapat turut berkontribusi dalam menghadapi tantangan ekonomi global.

Wamendag Jerry meyakini, antusiasme dalam rangkaian T20 Summit akan memberi energi dalam kerja sama pemerintah dan wadah pemikir dalam sektor ekonomi, perdagangan, investasi, kesehatan, dan agrikultur untuk pemulihan ekonomi.

Untuk itu seluruh pihak perlu bekerja bersama dalam mengidentifikasi, menghadapi, dan memitigasi banyak tantangan dalam dunia yang tantangan geopolitiknya semakin meningkat. G20 mampu menawarkan jembatan dan platform sebagai solusi, jelasnya.

Menurut Wamendag Jerry, pemulihan ekonomi yang berjalan masih tidak seimbang, tidak mencukupi, dan rentan. Tantangan pertama adalah pertumbuhan ekonomi dunia yang diprediksi kurang dari 3 persen dan banyak tanda lain bahwa dunia akan memasuki resesi global. Kedua, outlook pertumbuhan perdagangan menjadi 4 persen. Dengan kata lain, tidak mampu mencukupi permintaan karena disrupsi rantai pasok global. Pemerintah sudah melakukan kebijakan yang tepat untuk menangani tantangan ini.

Wamendag Jerry juga menjelaskan komitmen Kementerian Perdagangan terkait digitalisasi. Ia melanjutkan, mulai dari hal sederhana seperti transaksi dengan menggunakan Quick Response Indonesia Code (QRIS) di pasar rakyat hingga aset digital, seperti aset kripto.

Kementerian Perdagangan mencatat peningkatan nilai transaksi aset kripto di Indonesia yang cukup signifikan, tercatat Rp64,9 triliun pada 2020 dan Rp859,4 triliun pada 2021.

Berdasarkan data Kementerian Perdagangan, hingga semester I-2022, Indonesia telah membukukan surplus USD 24,89 miliar. Pada akhir tahun ini, surplus neraca perdagangan diyakini akan melampaui tahun lalu yang senilai USD 35,34 miliar.

T20 Summit menyoroti rekomendasi bagi pimpinan negara G20 mulai dari keuangan iklim, arsitektur kesehatan global, hingga transisi digital.

Hal ini untuk memastikan koordinasi terpadu demi pemulihan global yang inklusif. Puncak pertemuan tersebut mengusung tema “Strengthening the Role of G20 to Navigate the Current Global Dynamics”.

T20 berperan menyediakan rekomendasi analitis dan solusi masa depan untuk proses G20. Peran tersebut menjadi penting bagi keketuaan Indonesia di G20 sebagai perwakilan peran ekonomi baru dan berkembang dalam isu-isu global dan solusinya.

T20 diselenggarakan  oleh Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat (LPEM) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia dan Centre for Strategic and International Studies (CSIS) Indonesia berkolaborasi dengan berbagai institusi wadah pemikir dunia.

Baca:

Perekonomian Indonesia Diprediksi Bank Dunia Tumbuh 5,1 Persen di Tahun 2022